Dr. Al Azhary : Literasi Matematika dan Non-Matematika

Dr. Al Azhary : Literasi Matematika dan Non-Matematika

SahabatGuru – Ketika pandemi covid-19 menyebar sampai ke Indonesia, yang biasanya kita melaksanakan kegiatan secara offline, bertemu dengan para peserta didik di sekolah, bertemu dengan kolegator di kantor, karena covid-19 kita dipaksa bekerja dari rumah. Kita terpaksa membatasi interaksi kita. Kalau seandainya kita tidak cakap tentang numerasi digital atau literasi digital maka kegiatan belajar mengajar secara online tidak akan terjadi.

Webinar Pendidikan SahabatGuru kembali mengundang narasumber yang sangat hebat untuk mengisi acaranya. Dr. Al Azhary Masta, M.Si adalah Dosen Matematika di Universitas Pendidikan Indonesia yang hadir sebagai salah satu narasumber webinar pendidikan yang mengambil topik “Integrasi Numerasi dalam Pembelajaran Non-Matematika”.

Pentingnya literasi matematika ataupun pembelajaran non-matematika bukan hanya pelajaran yang abstrak dan tidak Nampak. Tetapi, dalam seni matematika ada, dalam berbahasa matematika itu ada, dalam bidang sains, fisika, kimia, biologi matematika itu hadir. Dalam kehidupan sehari-hari pun tidak luput dari kehadiran matematika. Dalam dunia sekarang yang serba digital, di era yang sekarang serba data matematika sangat berarti di kehidupan sehari-hari.

Literasi bisa kita maknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, pengetahuan atau keterampilan tertentu, pengetahuan individu dalam mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup, serta kemampuan individu untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga, dan masyarakat.

Keterampilan yang dibutuhkan di abad 21 ada 4, yaitu :

  1. Literasi Dasar menyangkut literasi menulis, literasi numerasi, literasi baca tulis, literasi digital, literasi finansial, literasi budaya dan kewarganegaraan,
  2. Kompetensi menyangkut berpikir kritis (problem solving), kreatif, komunikasi, dan kolaborasi,
  3. Karakter menyangkut rasa ingin tahu, inisiatif, kemampuan adaptasi, kepemimpinan, dan kesadaran sosial dan budaya,
  4. Profil pelajar pancasila menyangkut beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, kreatif, bernalar kritis, dan mandiri.

Literasi numerasi menjadi salah satu literasi dasar yang harus dimiliki setiap individu peserta didik. Literasi numerasi adalah pengetahuan dan kecakapan untuk mengaplikasikan konsep bilangan dan keterampilan operasi hitung dalam kehidupan sehari-hari dan kemampuan untuk menginterpretasi informasi kuantitatif yang terdapat di lingkungan.

Kenapa pentingnya literasi matematika bagi peserta didik? Dari literasi matematika dan numerasi, peserta didik diharapkan mampu untuk berpikir lebih kritis, mencari solusi, dan mendapatkan jawaban, serta berpikir rasional. Dari matematika kita bisa belajar bagaimana menjalankan langkah-langkah yang sederhana namun efektif dari suatu persoalan yang mungkin panjang, dan mungkin penuh informasi, dari matematika kita belajar untuk menyederhakan menjadi suatu model yang bisa dipahami dengan baik.

Literasi dibidang non-matematika bagi peserta didik  tidak kalah penting untuk peserta didik. Aktivitas yang tanpa disadari dalam kehidupan sehari-hari misalnya, seperti membagi waktu agar lebih efektif dalam berkegiatan.

Agar literasi matematika dan non-matematika bisa terlaksana dengan baik, bisa dicoba dengan belajar numerasi dalam games agar lebih menarik.

Untuk informasi lengkap mengenai games menarik dalam meningkatkan literasi numerasi murid, silakan dapat mengakses Youtube Sahabat Guru.

Salam literasi!!!