<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
<title>Sahabat Guru &#45; fauziya ziya</title>
<link>https://sahabatguru.com/rss/author/fauziya-ziya</link>
<description>Sahabat Guru &#45; fauziya ziya</description>
<dc:language>ID</dc:language>
<dc:rights>@2021 Sahabat Guru &#45; All Rights Reserved.</dc:rights>

<item>
<title>Bagaimana Modal Pendidikan dapat Membentuk Karakter Kepemimpinan?</title>
<link>https://sahabatguru.com/bagaimana-modal-pendidikan-dapat-membentuk-karakter-kepemimpinan</link>
<guid>https://sahabatguru.com/bagaimana-modal-pendidikan-dapat-membentuk-karakter-kepemimpinan</guid>
<description><![CDATA[ pemimpin sebagai senior atau orang yang dituakan disegani bawahan. Pemimpin menjadi teladan bagi bawahan karena itu ia harus mampu memberi keteladanan untuk di contoh bawahannya. Bawahan mengharapkan kepemimpinan yang berkarakter, yaitu yang memiliki sifat jujur, memandang jauh ke depan, memberi inspirasi, dan cakap. Keempat sifat tersebut membentuk kredibitas. Pemimpin yang kredibel dapat dipercaya. Esensi kepemimpinan adalah kepercayaan. Seseorang diangkat sebagai pemimpin karena dipercaya. ]]></description>
<enclosure url="https://sahabatguru.com/uploads/images/202312/image_870x580_658288edcd51e.jpg" length="90643" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 Dec 2023 14:44:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>fauziya ziya</dc:creator>
<media:keywords>karakter kepemimpinan, pendidikan, modal pendidikan, jujur, percaya diri, berpikir positif, senior, keteladanan</media:keywords>
</item>

</channel>
</rss>