SahabatGuru: Platform Untuk Pendidik

SahabatGuru: Platform Untuk Pendidik
Poster webinar pendidikan sesi ke-5 di Kabupaten Musi Rawas [fairuz-sg]

SahabatGuru telah menjadi salah satu platform yang memberikan fasilitas untuk guru-guru di seluruh Indonesia agar lebih siap menghadapi tantangan di era digital seperti sekarang.

Melalui webinar pendidikan sesi ke lima yang bertema “Mewujudkan Guru Cakap Bermedia Digital, Cakap Numerasi, Dan Berkarakter Dalam Menghadapi Tantangan Global” dan mengambil topik “Mewujudkan Ekosistem Digital Pendidikan Sebagai Upaya Nyata Akselerasi Peningkatan Literasi Digital Guru”, Selasa (31/8), SahabatGuru kembali mengadakan kegiatan peningkatan kualitas dan kompetensi guru. Webinar ini dihadiri lebih dari 2000 peserta guru yang ingin lebih maju untuk mengembangkan diri agar lebih cakap bermedia digital, cakap numerasi, dan berkarakter.

Webinar juga menghadirkan praktisi penting di bidang pendidikan, Eko Yulianto, S.Pd.Si., M.Pd. (Dosen UMS dan Pemenang Sayembara MBKM) serta Djufri Ardian. S.T (Tribe leader of Education di Telkom Indonesia) yang memberikan materi-materi luar biasa mengenai pentingnya literasi digital untuk para guru.

Komponen dari e-learning salah satunya yaitu mempersiapkan strategi pembelajaran agar kegiatan pembelajaran daring (dalam jaringan) agar disampaikan dengan matang dan tersampaikan dengan baik. Inovasi strategi pembelajaran daring dapat dipelajari dari mengikuti berbagai pelatihan dan webinar seperti yang diadakan oleh SahabatGuru training.

Pakar pendidikan Eko Yulianto, S.Pd.Si., M.Pd. menjelaskan tentang pentingnya perubahan pola pikir (mindset) guru-guru Indonesia. Inilah titik tolak perbaikan pendidikan. Ia memperkenalkam mindset dari Jepang yang disebut dengan Kaizen. Kai artinya change atau perubahan dan Zen artinya good atau baik. Mindset ini terlahir dari sektor industri. Agar bisa unggul di dunia industri, Jepang membutuhkan waktu yang panjang dan kompleks. Berbagai permasalahan dan masalah diidentifkasi untuk kemudian diperbaiki. "Hal ini akan meningkatkan efisiensi," ujar Eko.

Begitu juga dengan dunia pendidikan kita. Adanya pengetahuan digital literasi akan membuat guru-guru mampu untuk mengoperasionalkan dan mampu mengatur berbagai macam aplikasi digital. Sehinggadapat dimanfaatkan dengan baik, bijak, serta bertanggung jawab.

Peningkatan literasi digital para pemangku kepentingan sekolah menjadi titik awal yang penting agar tercipta ekosistem pendidikan bermutu. Nantinya akan berdampak bagi kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Dengan adanya pembelajaran jarak jauh (PJJ) guru bisa lebih kolaboratif dalam belajar serta metode pembelajaran yang beragam.

Pada webinar kali ini SahabatGuru menghadirkan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny Gerard Plate, Ketua Umum Asosiasi Pemrintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Sutan Riska Tuanku Kerajaan, S.E. yang diwakili oleh Bupati Sijunjung, Wakil Sekretaris Jendral  APKASI Benny Dwifa Yuswir, S.MTP, M.SI serta Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud. Acara ini kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, APKASI dan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara.

Ini adalah kolaborasi kelima dan menjadi bukti nyata dukungan untuk menggelorakan literasi digital kepada para guru.

Melalui platform SahabatGuru akan mempermudah dan mempercepat tenaga pengajar di Indonesia untuk memiliki kapasitas dan kompetensi yang lebih mumpuni agar bisa bersaing di era digital. Guru-guru di seluruh Indonesia memiliki kesempatan yang sangat luas untuk memperbarui dan meningkatkan kapasitas pengembangan diri sebagai pendidik demi mewujudkan kemajuan pendidikan di seluruh Indonesia.      

FAIRUZ ZAHIRA