Kembangkan Growth Mindset Siswa. Guru Perlu Coba Cara Ini!

Growth mindest merupakan hal penting yang perlu dimiliki oleh siswa, mengapa? Karena dapat berpengaruh dalam proses pembelajaran, serta siswa yang memiliki growth mindset dapat lebih cepat berkembang dan mampu mengatasi permasalahan atau kegagalan dengan bijak.

Kembangkan Growth Mindset Siswa. Guru Perlu Coba Cara Ini!
Ilustrasi Interaksi Guru dan Siswa. (sumber : Hamdani.web.id)

Salah satu tempat yang dapat menunjang pertumbuhan growth mindset siswa yaitu dalam kelas belajar. Oleh karena itu, peran guru sangat penting dalam membimbing siswa membentuk growth mindset serta menghilangkan fixed mindset  siswa.


Berikut merupakan beberapa strategi menurut Nguyen & Doyan (2020) yang dapat dilakukan guru untuk mengembangkan growth mindset dalam kegiatan belajar.

1. Memberikan refleksi diri siswa terkait kemajuan atau perkembangan yang telah diperoleh menuju capaian pembelajaran. Refleksi dapat dilakukan dalam rentang waktu tertentu seperti pada tahun ajaran baru. 

2. Pujilah perilaku siswa, bukan pada karakteristiknya. Seperti contoh “Good Job” dan “ Pilihan yang tepat dan cerdas”.

3. Menciptakan standar pencapaian belajar dan suasana kelas yang nyaman. Siswa perlu menyadari bahwasanya mereka ditantang untuk mencapai standar yang telah ditentukan dan perlu mendapatkan dukungan dari guru dan siswa lainnya. 

4. Fokus pada kemajuan dan proses bukan hasil. Menanamkan konsep kepada siswa bahwa proses merupakan hal penting, tidak hanya hasil saja yang menjadi acuan.

5. Menampilkan atau memajang poster yang menunjukan tentang definisi atau konsep dari growth mindset sebagai pengingat pola pikir yang perlu dimiliki siswa. Kemudian meminta siswa untuk membuat poster yang menyajikan pemahamannya terkait growth mindset.

6. Mengakui tantangan dan selalu mengingatkan kepada siswa bahwa kesalahan dan kegagalan merupakan hal yang lumrah serta merupakan bagian dari pembelajaran.
 
7. Dorong siswa untuk menambahkan kata “belum” pada setiap komentar negatif yang mereka buat. Misalnya, seorang siswa berkata “saya tidak bisa melakukannya” dapat diubah menjadi kalimat “saya belum bisa melakukannya”, dengan hal seperti itu dapat mengubah pola pikir siswa yang semula tidak bisa melakukan suatu hal, akan berubah menjadi belum bisa pada saat ini, dan ke depannya masih ada kesempatan untuk dapat bisa melakukan hal tersebut.

8. Merayakan kemajuan. Jika memungkinkan, tambahkan kemampuan siswa yang menunjukan growth mindset dalam kriteria penilaian. Sebagai pola pikir pertumbuhan akan menjadi konsep baru bagi sebagian besar siswa, ketika memberi menghargai atau memberikan pujian.

9. Beri kritik dan saran yang membangun yang menunjukkan apresiasi atau menghargai siswa, seringkali guru memberi kritik yang malah menghilangkan semangat belajar dan siswa tidak mau untuk mencoba dan berusaha lagi.


Banyak cara atau startegi yang dapat dilakukan oleh guru untuk membangun growth mindset siswa dalam proses belajar mengajar, diharapkan dengan mengikuti strategi tersebut dapat membantu guru untuk dapat lebih mudah mengubah fixed mindset pada siswa serta mengembangkan growth mindset yang dapat memengaruhi semangat siswa dalam belajar.

DEWI ROSA


sumber : Doan, Nguyen dan Hanh Nguyen. 2020. Embracing the Growth Mindset in the Classroom. English Teaching Forum (americanenglish.state.gov/english-teaching-forum)