Inilah 3 Sosok Inspiratif di Dunia Pendidikan, Wajib diteladani!

“Guru yang baik dapat menginspirasi, menyalakan imajinasi, dan menanamkan kecintaan dalam belajar.” – Brad Henry

Inilah 3 Sosok Inspiratif di Dunia Pendidikan, Wajib diteladani!

Guru merupakan pahlawan yang jasanya sangat besar dan patut kita hargai dan hormati. Seorang guru tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan kepada siswanya tetapi juga membimbing serta memberikan perhatian dan kasih sayang kepada siswa-siswanya. Guru bisa kita anggap sebagai orang tua saat di sekolah sehingga seorang guru layak untuk dihargai dan dihormati seperti orang tua kita di rumah. Seorang guru akan merasa Bahagia saat mengajar dan membimbing saat mengetahui siswanya menjadi pintar dan memiliki akhlak yang baik.

Dan tidak sedikit sosok guru yang menginspirasi dan perlu diteladani. Berikut sosok di dunia Pendidikan di Indonesia yang menginspirasi versi Sahabat Guru, yang wajib diteladani.

1. Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara Prototipe Politisi Sekaligus Pendidik - Al Basir
Ki Hajar Dewantara pasti sudah tidak asing di telinga. Beliau adalah salah satu pejuang kemerdekaan dan juga mendedikasikan hidupnya kepada dunia pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia yang dikenal dengan Bapak Pendidikan Indonesia. Beliau mendirikan Lembaga Pendidikan Taman Siswa di Yogyakarta. Beliau juga mengajar tentang filosofi yang memiliki semboyan terkenal di dunia Pendidikan yaitu “Ing ngarso sung tulodo, Ing madyo mangun karso, Tut wuri handayani.” 

“Ing ngarso sung tulodo” memiliki arti bahwa seorang guru harus menjadi contoh yang baik untuk siswanya, baik dari perilaku dan pola pikirnya. “Ing madyo mangun karso” memiliki arti seorang guru harus mampu memberikan motivasi, inspirasi kepada siswanya sehingga siswa semangat dalam belajar. “Tut wuri handayani” memiliki arti bahwa di balik layar setiap siswa pasti selalu ada seorang guru yang selalu mendorong dan memberi kepercayaan kepada siswanya.

2. Pak Kasur dan Bu Kasur

Pak & Bu Kasur; Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional Bidang Pendidikan & Tumbuh  Kembang Anak. | Biskom
Pak Kasur dan Bu Kasur merupakan tokoh pelopor Pendidikan prasekolah yang terkenal di Indonesia. Pak Kasur dahulu bekerja pada Lembaga Pendidikan dan sempat menjadi anggota Lembaga Sensor Film. Pasangan ini sangat menyenangi pada dunia anak-anak, mereka pada akhirnya mendirikan Taman Kanak-Kanak (TK) Mini pada tahun 1968 hingga sekarang memiliki beberapa cabang di Jakarta. Menurut Pak Kasur, dalam mendidik anak, beliau menggunakan prinsip yaitu beliau membiarkan anak berimajinasi, bermain dan berpikir mandiri. Selain itu, Pak Kasur dan Bu Kasur juga dikenal sebagai pencipta lagu anak-anak.

3. Kak Seto

6 Potret Masa Muda Kak Seto, Wajahnya Tampak Enggak Berubah - Hot  Liputan6.com
Kak Seto atau Seto Mulyadi dikenal karena kerap kali membawakan acara di Televisi bertema anak-anak. Banyak yang belum tahu, sebelumnya Kak Seto pernah mengikuti tes kedokteran di beberapa universitas ternama, telah melakukan berapa kali tes percobaan tidak diterima, tetapi Kak Seto tidak pantang menyerah, beliau tetap mencoba mendaftar sampai pada akhirnya beliau nekat pindah ke Jakarta melanjutkan hidupnya, bahkan beliau bercerita beliau sempat menjadi gelandangan, tetapi hidup beliau berubah semenjak bertemu Pak Kasur dan menjadi asisten di Taman kanak-kanak tersebut. Beliau, selalu membantu Pak Kasur melaksanakan pembelajaran dengan anak-anak. 

Pak Kasur melihat ada potensi pada Kak Seto, pada akhirnya beliau menjadi mahasiswa fakultas psikologi, dan mendaftar jenjang Pendidikan S2 dan S3 Psikologi Pendidikan. Kini, Beliau dikenal sebagai sahabat anak dan beliau juga mendirikan sekolah alternatif bernama Homeschooling pada tahun 2007 yang diselenggarakan di rumah yang merupakan sekolah alternatif.

Itulah 3 sosok di dunia pendidikan yang menginspirasi versi Sahabat Guru yang wajib diteladani. Kita bisa memetik hal-hal baik dari kisah mereka yang menginspirasi guru-guru di Indonesia. Walaupun memiliki kisah yang berbeda-beda, 3 sosok tersebut memiliki peran penting di dunia pendidikan di Indonesia.

NADIA SHAFIRA