Inilah 5 Karakteristik Siswa yang Perlu Guru Ketahui

Suatu pembelajaran akan lebih efektif apabila pendidik tahu dan mengenal peserta didiknya dengan baik. Karakteristik peserta didik dalam satu kelas pasti berbeda-beda sehingga guru atau pendidik perlu secara khusus menganalisis dan bisa beradaptasi serta menyesuaikan dengan karakteristik tersebut. Mengapa hal ini sejalan atau relevan dengan pembelajaran yang akan disampaikan oleh pendidik? Karena di setiap pembelajaran, pendidik bukan hanya sekedar menyampaikan materi yang akan dibahas, namun juga harus bisa mengajarkan sikap toleransi, saling menghargai, dan peka terhadap situasi. Karakteristik peserta didik yang bisa diperhatikan oleh pendidik, yaitu:

1. Etnik atau suku bangsa

Etnik atau suku bangsa
Para siswa memiliki suku bangsa yang berbeda-beda

Walaupun tidak secara langsung dibahas dalam pembelajaran tentang suku bangsa, namun keberagaman tersebut membuat pendidik harus bisa beradaptasi, salah satunya dengan peserta didik yang memiliki multi etnik. Maksudnya adalah jika semua kelas bisa berbahasa Sunda, maka pendidik tidak perlu memberikan effort yang besar untuk menjelaskan dengan bahasa yang lebih sederhana, tetapi jika peserta didik ada yang dari berbagai suku bangsa dan memiliki bahasa yang lain, maka pendidik harus bisa menjelaskan dalam bahasa yang mudah dimengerti semua peserta didik.

2. Kultural

Kultural
begitu pula siswa yang mempunyai kebiasaan dalam budayanya sendiri

Peserta didik memiliki banyak budaya tertentu dari berbagai daerah seperti kesenian, normal, kebiasaan, dan adat istiadat sehingga kelas menjadi multicultural. Untuk itu, pendidik harus bisa membawa suasana kelas yang bisa meningkatkan sikap toleransi. Tujuannya agar siswa juga bisa terbentuk sebagai manusia yang berbudaya, salah satu metodenya yaitu mengajarkan tentang kebudayaan, nilai-nilai bangsa, metode demokratis atau menghargai aspek-aspek perbedaan, dan keberagaman budaya. Hal tersebut ditentukam pada aspek apresiasi tindakan dan persepsi terhadap budaya lainnya.

3. Status sosial

Status sosial
status ekonomi, jabatan, dan pekerjaan tidak mempengaruhi pembelajaran

Kondisi latar belakang dari peserta didik pasti akan berbeda-beda, dilihat dari pekerjaan orang tua, jabatan orang tua dan juga ekonomi yang berbeda-beda dari mulai tingkat ekonomi ke atas, tengah, bahkan bawah. Perbedaan ini tentunya tidak menjadi suatu permaslahan dalam pembelajaran, tetapi, yang harus diperhatikan adalah layanan kepada peserta didik yang tidak boleh dibeda-bedakan, juga dalam memberikan tugas, atau memahami latar belakang ekonomi jika memang ada sesuatu yang berhubungan dengan pembelajaran dan biaya nya, seperti biaya praktik.

4. Minat

Minat
kesukaan siswa yang berbeda-beda

Kesukaan, hobi, ataupun minat dan bakat peserta didik tentu berbeda-beda. Hal ini akan sangat berdampak pada pembelajaran. Siswa yang menyukai dan berminat pada pelajaran kesenian akan sangat antusias dengan segal materi yang berhubungan dengan music, begitu pula dengan siswa yang tidak menyukai mata pelajaran Bahasa Indonesia, ia akan terlihat tidak tertarik meskipun materinya tergolong mudah. Maka, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana pendidik mata pelajaran yang terkait bisa memberikan motivasi dengan metode atau model pembelajaran yang unik serta membawa suasana kelas yang aktif atau menyenangkan.

5. Gaya Belajar

Gaya Belajar
Perbedaan belajar menjadi karakteristik setiap siswa

Berbicara mengenai model atau metode pembelajaran, setiap siswa pasti mempunyai gaya belajar masing-masing. Baik itu gaya belajar visual, audio, maupun keduanya sehingga pendidik harus beruasaha untuk memahami perbedaan tersebut. Adanya media pembelajaran tentu sangat berpengaruh pada gaya belajar siswa, sehingga dengan memodifikasi media yang diterapkan bisa membantu pendidik untuk setidaknya berusaha untuk mengajar dengan berbagai macam gaya belajar siswanya. Contohnya menggunakan media pembelajaran video yang mencakup gambar bagi siswa dengan gaya belajar visual, musik serta suara untuk siswa dengan gaya belajar audio.

6. Karakteristik yang Sama

Karakteristik yang Sama
SIswa juga memiliki karakteristik yang sama dan harus dimiliki selama pembelajaran serta sekolah

Dari perbedaan-peredaan yang telah disebutkan, ada enam karakteristik yang diharapkan bisa dimiliki oleh setiap peserta didik agar pembelajaran bisa berjalan lancar dan persamaan karakteristik ini bisa menjadi basic untuk menjadi manusia yang berprilaku yang baik. Karakter tersebut, yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berpikir kritis, mandiri, kreatif, gotong royong, dan berkebinekaan global.