Mode Bertahan Hidup

Tidak ada yang bisa memastikan kapan krisis pandemi ini berakhir. Tidak ada yang bisa menyelamatkan hidup kita kecuali kita sendiri. Mulailah ubah gaya hidup.

Mode Bertahan Hidup
Poster Mode Bertahan Hidup [ide.agen-properti]

KRISIS kesehatan dan ekonomi sedang kita hadapi. Entah sampai kapan. Tidak ada jalan lain kecuali kita harus menyalakan mode bertahan. Mulai mengencangkan ikat pinggang, berhemat dalam segala hal, memanfaatkan sumber pangan yang ada di sekitar kita, dan mulai menanam. Kita juga harus mulai waspada, meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap sekeliling kita, memulai kembali hidup gotong royong dengan tetangga kita. 

Laksanakan mode bertahan.

Mulailah menginventarisasi apa-apa saja yang tidak perlu digunakan dalam rumah dan apapun yang menjadi sebab pengeluaran yang tak penting. 

1. Mulai matikan TV saat iklan berlangsung (sihir kapitalis) atau hindari menonton acara yang tak mendidik.
2. Belanjakan uang untuk hal-hal yang perlu saja. Contoh: Anda tak perlu tisyu basah, kembali gunakan lap kain. Batasi pengunaan tisyu, rajinlah membasuh diri (bagi yang muslim, tepat waktu awasi anak Anda berwudhu).
3. Mulailah berkegiatan sederhana yang menghasilkan manfaat untuk kebutuhan pangan (memanfatkan pekarangan). Jika tidak punya halaman pekarangan bisa dicoba untuk memulai hidroponik. Potnya dari pipa-pipa pralon, kaleng-kaleng atau wadah lain. Dibuat bertingkat. 
4.  Hindari sebisa mungkin penggunaan pembalut kotoran bagi keluarga yang memiliki anak kecil, alokasikan uang untuk hal lain. 
5. Carilah informasi sebanyak mungkin bagaimana cara mengolah makanan yang sehat dan murah. 
6. Ajak keluarga untuk mengosongkan rumah dari barang-barang bekas yang sudah tidak bermanfaat. Jual jika barang-barang tersebut masih memiliki nilai jual.
7. Kurangi pengunaan AC, buka jendela rumah saat matahari terik. Sirkulasi udara penting untuk kesehatan. 
8. Mulailah membuat catatan menu makanan sehat selama satu bulan. Inventarisir bahan apa saja yang dapat diproduksi di halaman rumah. 
9. Batasi penggunaan lampu. Pakai seperlunya saja. 
10. Belanjakan uang Anda dengan bijak selama masa pandemi yang belum dapat dipastikan kapan berakhir.

Untuk warga maritim, yang tinggal di pantai dan pulau-pulau, manfaatkan anugerah alam dan Tuhan Pencipta yang diberikan kepada kita. Mari kita rawat. 

1. Jaga ekosistem perairan kita agar tak rusak dan tak tercemar. 
2. Prioritaskan warga lokal untuk konsumsi ikan segar yang direbus 3-4 ekor sehari. 

Dengan meningkatkan asupan ikan dan hasil laut lainnya maka imunitas keluarga Indonesia lebih baik. 
1. Protein secukupnya.
2. Vitamin D dan lain-lain tercukupi.
3. Zinc, selenium, magnesium dan lain-lain tercukupi. 

Caranya dengan menyantap 3-4 ekor ikan setiap hari. 

Di saat dunia dikelilingi hedonisme, ajarkan kembali keluarga kita tentang kesederhanaan, kebersahajaan. Kini ruang publik dipenuhi racun yang merusak kejiwaan. Bahkan hanya untuk tampil trendy, mau terkenal, banyak insan muda yang rela menjual kehormatan. Jadikan agama sebagai benteng. Terus berharap ridho dan berkah Allah. 

Demikian bangsa ini bisa bertahan.

JOTZ