Orang Tua Harus Cermat Batasi Anak Gunakan Internet 

Orang Tua Harus Cermat Batasi Anak Gunakan Internet 
Ilustrasi penggunaan internet pada anak [Zigy.Netoto]

MEMBESARKAN anak di era digital memiliki tantangan tersendiri. Apalagi jika anak mulai mengenal internet. Tentu hal ini akan memberikan pengaruh pada perkembangannya.

Hal yang paling dikhawatirkan orang tua ketika anak menggunakan internet adalah keamanan informasi anak, interaksi anak di ruang maya, dan konten yang dikonsumsi anak di ruang maya.

Dibutuhkan peran orang tua dalam mengawasi anak-anaknya pada saat berinteraksi di ruang maya. Saat ini anak-anak tumbuh sebagai generasi Z dan generasi alpha yaitu generasi digital native yang sejak usia dini sudah diperkenalkan dengan digital. 

Beberapa tips untuk bagaimana mengajarkan aturan digital pada anak.

• Batasi screen time

Batasan waktu bermain di dunia digital bisa dibagi dalam kategori usia. Umur 0-2 tahun sama sekali tidak direkomendasikan untuk menggunakan internet dan gadget.

Usia 2-3 tahun hanya 30 menit sehari dengan games yang edukatif. Usia 3-5 tahun 1 jam sehari dengan games yang dipilih oleh anak di bawah pengawasan orang tua.

Sementara usia di atas 5 tahun maksimal 2 jam sehari, tentunya semua waktu tadi harus ada jeda. Jangan lupa orang tua harus mengedukasi anak bahaya menggunakan gawai terlalu lama.

•  Tetapkan wilayah bebas gawai di rumah.

Harus dibangun keterikatan orangtua dengan anak lewat aturan ini. Misalnya ruang tidur dan ruang makan, sehingga anak terbiasa untuk lebih sibuk dengan keluarga dan orang sekitarnya dibanding sibuk bermain gawai.

Hal ini juga menghindari anak bermain gawai di dalam kamar yang akan sulit orangtua mengawasi anak.

• Sediakan kegiatan lain

Biasanya anak yang ketergantungan gawai diawali dengan tidak adanya kegiatan menarik yang bisa dilakukan. Maka untuk mengatasinya Anda bisa menyiapkan berbagai aktivitas yang disenangi anak.

Semakin sibuk anak dengan kegiatannya, semakin minim waktu yang mereka butuhkan untuk berselancar di dunia maya.

• Membuat Kegiatan Menarik Antara Orang tua dan Anak 

Buat aktifitas menyenangkan bersama anak, sehingga anak akan lebih merasa senang menghabiskan waktunya bersama orangtua maupun kehidupan nyatanya dibandingkan gadget.

• Memberi  Contoh Yang Baik Kepada Anak.

Orang tua harus memberi contoh terlebih dulu kepada anak dalam penggunaan gawai, misalnya bila sudah ada wilayah bebas gawai maka orang tua juga tidak sebaiknya memakai gawai di wilayah itu.

Namun, jangan sampai kekhawatiran membuat Anda terlalu ketat dan kaku dalam memberlakukan aturan penggunaan gawai. Hal ini justru akan membuat anak terbiasanya menyembunyikan aktivitas daringnya dari orang tua dan memiliki risiko lebih tinggi terkena dampak negatif. 

ROBI