Banjarnegara Siap Berkolaborasi dalam Pelaksanaan Program Dana Hibah Dikti

Pj. Bupati Banjarnegara bersama Sekda sangat menyambut baik program dana hibah Dikti, matching-fund Kedaireka. Pihaknya akan melaksanakan program tersebut dengan bekerjasama dengan perguruan tinggi yang ada di Banjarnegara.

Banjarnegara Siap Berkolaborasi dalam Pelaksanaan Program Dana Hibah Dikti
Audiensi Apkasi dengan Pemkab Banjarnegara (27/6)

Sahabatguru.com – Pj. Bupati Banjarnegara bersama Sekda dan para Kepala OPD Kabupaten Banjarnegara menerima kunjungan Dewan Pembina APKASI, Sokhiatulo Laoli serta Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan Himmatul Hasanah dan mitra APKASI, Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara, Jumat (27/6).

Sokhiatulo Laoli yang telah berperan aktif selama 8 tahun sebagai Dewan Pengurus APKASI dan saat ini menjabat sebagai Dewan Pembina APKASI terus memberikan dukungan dan perhatian pada daerah. Bersama Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan, Himmatul Hasanah menyampaikan program sinergi dana hibah Dikti serta berbagai program unggulan APKASI yang selama ini telah dilaksanakan di berbagai daerah.

Adanya dana yang disandingkan dengan anggaran utama daerah terkait berbagai program yang termasuk dalam lima tema besar Kedaireka, antara lain ekonomi digital, kemandirian kesehatan, ekonomi hijau, pemulihan ekonomi dan pariwisata, serta ekonomi biru, diharapkan memberikan dampak kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui kelima tema tersebut, dapat diidentifikasi area yang dapat digunakan untuk kolaborasi dengan perguruan tinggi bersama dengan Apkasi.

Pj. Bupati menyampaikan Banjarnegara siap berkolaborasi program dana hibah Dikti. Pihaknya segera akan melakukan koordinasi dengan segenap OPD dan akan fokus terhadap 1-3 program untuk diusulkan dana hibah.

“Kami siap berkolaborasi melalui pendanaan yang disandingkan dalam program dana hibah Dikti. Harapannya program ini dapat  dikerjasamakan dengan perguruan tinggi yang ada di Banjarnegara. Banjarnegara memiliki Politeknik dgn jurusan Agrobisnis, Kesehatan Lingkungan dan Kebidanan. Selain itu, Banjarnegara juga memiliki 21 desa yang saat ini menjadi penyanggga wisata Banjarnegara,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama Himmatul menjelaskan beberapa program unggulan Apkasi di bidang pendidikan antara lain Program Peningkatan Mutu Guru yang salah satunya Smart Mathematic serta English Cepat, Program Peningkatan Imtak dan Training Tata Kelola Pendidikan di Luar Negeri dan Program Peningkatan Literasi Pendidikan, program tersebut didedikasikan kepada guru dan Sumber Daya Pimpinan Perangkat Daerah.

“Untuk para guru dan SDM daerah, APKASI mempunyai metode unggulan khususnya bahasa Inggris, yakni dalam 3 hari sudah bisa berbahasa Inggris. Program cepat berbahasa Inggris ini sudah dimulai sejak 2–3 tahun belakangan dan sudah disosialisasikan di beberapa daerah di Indonesia. Program ini juga telah dilaksanakan di berbagai daerah,” jelas Himmatul Hasanah.

Pj. Bupati sangat mengapresiasi program unggulan APKASI tersebut. Ia menyampaikan bahwa program ini sangat bagus dan pihaknya juga siap melaksanakan program unggulan Bahasa Inggris yang akan dilaksanakan bagi kepala OPD.

“Program Unggulan APKASI ini sangat menarik dan berbeda. Kami siap melaksanakan program unggulan Bahasa Inggris bagi kepala OPD yang direncanakan akan menggunakan dana APBD perubahan,” terang Pj. Bupati Banjarnegara saat audiensi.

Sinergi dan kolaborasi peningkatan mutu daerah di Kabupaten Banjarnegara menjadi sebuah langkah percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

AD