Cara Jitu Meningkatkan Profesionalisme Tanpa Batas Para Guru di Masa Pandemi COVID-19

Cara Jitu Meningkatkan Profesionalisme Tanpa Batas Para Guru di Masa Pandemi COVID-19
Ilustrasi belajar daring [kemendikbud]

GURU saat ini sedang menghadapi situasi pembelajaran jarak jauh dikarenakan adanya pandemi Covid-19, namun tentu saja hal ini tidak menghentikan kompetensi profesionalitas para guru. Hal ini dibuktikan dengan guru-guru tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik dan berusaha agar dapat mengajari anak-anak dengan efektif meskipun harus belajar dan beradaptasi dengan sistem daring. Wardoyo et al. (2017) mengungkapkan bahwa profesionalisme sebagai guru merupakan cara guru berpikir mengenai profesinya dari mengetahui alasan mengapa harus profesional, bagaimana berperilaku, dan bagaimana cara untuk menerapkan pengetahuan serta keterampilan yang terkait dengan profesinya.

Menurut Sudarma (2014) guru profesional memiliki tuntutan untuk dapat cermat dalam beberapa aspek penting yaitu sebagai sumber penghasilan, cakap, memiliki standar atau norma, mengikuti pelatihan, adanya keahlian dan kemahiran, Maka dari itu, Sudrajat (2020) menyarankan guru-guru dapat meningkatkan profesionalismenya dengan beberapa cara yang dapat dilakukan selama pembelajaran jarak jauh, diantaranya adalah:

1. Menguasai Literasi dan IPTEK

Penguasaan literasi dan IPTEK dapat meningkatkan wawasan guru dalam mengajar sehingga dapat melakukan tugasnya dengan baik. Guru dapat menggunakan berbagai sumber untuk belajar. Hal ini dapat mempermudah para murid untuk belajar secara mandiri dan tidak terbatas oleh ruang serta waktu,

3. Keterampilan Mengelola Kelas

Keterampilan guru dalam mengelola kelas tentu sangat diperlukan, apalagi di metode pembelajaran jarak jauh seperti ini di mana para murid tidak dapat diawasi secara langsung. Mengelola kelas dapat dilakukan dengan memberikan sesi praktis dan latihan atau dapat dilakukan dengan menentukan tujuan dan harapan di awal kelas sehingga murid tidak kebingungan dan menghindari terjadinya kesalahpahaman.

3. Menciptakan Pembelajaran Dua Arah

Pembelajaran dua arah yang dimaksud adalah selama kegiatan belajar mengajar melibatkan peserta didik, dimana hal ini disebut sebagai pembelajaran konstruktif dimana medorong peserta didik untuk aktif selama kegiatan pembelajaran.

4. Menerima Umpan Balik

Sebelum kegiatan belajar mengajar berakhir, berikan waktu 5 menit para peseta didik memberikan umpan balik mengenai kegiatan pembelaran yang telah dilakukan. Umpan balik berisi dengan kritik, saran, dan masukan untuk kegiatan pembelajaran selanjutnya.

5. Kemampuan Komunikasi dan Sosial

Guru perlu untuk membangun hubungan dan komunikasi yang baik dengan peserta didik dan orang tua. Komunikasi dengan orang tua guna untuk bekerjasama dalam membimbing dan mengawasi kegiatan pembelajaran jarak jauh. Selain itu, umpan balik dari orang tua juga diperlukan untuk meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar.

Nah, itu tadi adalah beberapa cara jitu untuk meningkatkan profesionalisme tanpa batas yang efektif dilakukan di masa pembelajaran jarak jauh seperti saat ini. Semangat para guru di luar sana! 

DAMAYANTI INDAH

REFERENSI:

Sudarma, M. (2014). Profesi Guru: Dipuji, Dikritisi, dan Dicaci, Jakarta: Rajawali Pers.

Sudrajat, J. (2020). Kompetensi guru di masa pandemi covid-19, Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis. pp. 100-110.

Wardoyo, C., Herdiani, A., Sulikhah. (2017). Teacher professionalism: analysis of professionalism phases, International Education Studies, 90-100.