Dr. Ariyadi: Manfaatkan Teknologi untuk Pendidikan

Dr. Ariyadi: Manfaatkan Teknologi untuk Pendidikan
Dr. Ariyadi Wijaya, M.Sc saat memberi materi webinar [fairuz-sg]

SahabatGuru – Kembali mengadakan webinar yang mengambil topik “Platform Media Pembelajaran Berbasis Internet Untuk Meningkatkan Pembelajaran Daring”. Dr. Ariyadi Wijaya, M.Sc adalah Pakar Strategi Pembelajaran UNY, sekaligus reviewer framework AKM. Dr. Ariyadi hadir sebagai pemateri webinar SahabatGuru pagi tadi yang dihadari lebih dari 1.400 peserta.

Terminologi numerasi sudah sangat familiar bagi kita semua. Apalagi pemerintah sudah melalui pusat asesmen dan pembelajaran merencanakan program AKM (asesmen kompetensi minimum). Program AKM ini sudah lama digaungkan dan memiliki banyak perbedaan dengan karakteristik ujian nasional yang kita kenal selama ini.

Di era digital, yang bersamaan dengan pandemi Covid-19, terjadi banyak hal yang menantang. Ada begitu banyak teknologi digital yang bisa dimanfaatkan.

Bicara tentang teknologi itu ada 2, yang pertama secara perangkat fisik atau keras. Pendidik bisa belajar dan mengajar dengan menggunakan laptop bahkan menggunakan handphone. Yang kedua adalah perangkat pendukung atau perangkat lunak. Di mana guru-guru bisa menggunakan google meet, google classroom, dan zoom untuk berinteraksi dengan peserta didik dari jarak jauh. Masing-masing perangkat memiliki kelebihan dan kekurangannya.

Kecakapan digital ada banyak macam. Mulai dari kecakapan data, artinya bagaimana pendidik bisa mengolah data, serta ada kecakapan informasi atau literasi informasi, artinya bagaimana pendidik bisa mencari, memilih, dan memilah informasi. Di era sekarang banyak informasi di sekitar kita. Artinya, pendidik perlu memiliki kecakapan untuk memilah dan memilih informasi yang tepat.

Bagaimana cara memanfaatan teknologi untuk pembelajaran?

Menurut hasil survei OECD pada tahun 2020 yang dipaparkan oleh Dr. Ariyadi, platform daring di negara OECD memuat konten pembelajaran untuk belajar mandiri, pembelajaran tatap muka virtual (synchronous), serta dukungan diskusi online untuk orang tua dan peserta didik. Paket pembelajaran ini bisa di akses di website belajar.kemdikbud.go.id/

Fungsi teknologi pembelajaran adalah untuk memotivasi, membangkitkan semangat peserta didik, serta menarik perhatian peserta didik. Teknologi bisa juga menjadi alat bantu. Seperti kalkulator sebagai alat bantu hitung. Dengan adanya teknologi, kemampuan peserta didik dan pendidik bisa di eksplorasi lebih jauh agar terlatih berpikir kritis.

Ada beberapa website edukasi untuk memotivasi peserta didik. Salah satunya www.education.com/games/math. Dunia games sangat dekat dengan peserta didik, maka dari itu salah satu referensi teknologi bisa dimanfaatkan untuk belajar dan mengajar lebih menyenangkan.

Dalam konteks pembelajaran, pendidik tentunya harus jeli dengan penggunaan alat bantu untuk peserta didiknya. Ada banyak hal yang bisa dilakukan pendidik untuk mengembangkan dan membantu peserta didik dalam berpikir kritis.

Dr. Ariyadi Wijaya, M.Sc Pakar Strategi Pembelajaran UNY, sekaligus reviewer framework AKM menyampaikan pandangan tersebut dalam Webinar Pendidikan untuk guru-guru Kabupaten Samosir (08/9), yang diadakan oleh SahabatGuru.

 FAIRUZ ZAHIRA