Kebumen International Expo 2022, Geliatkan Ekonomi Daerah

Kebumen International Expo (KIE) 2022, event terbesar dan pertama kali pada tingkat kabupaten di Indonesia dengan melibatkan ratusan pelaku usaha termasuk UMKM. Kegiatan yang berlangsung dari 25 Juni hingga 2 Juli 2022 mengangkat tajuk trade tourism investment.

Kebumen International Expo 2022, Geliatkan Ekonomi Daerah
Opening Ceremony Kebumen International Expo 2022 (25/6)

SahabatGuru – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto optimis dengan dampak yang akan didapatkan dari Kebumen Internasional Expo (KIE) 2022. KIE diharapkan menjadi momentum bersama untuk mewujudkan peningkatan perdagangan, pariwisata dan investasi berkelanjutan.

Event ini akan mampu menggerakan sektor perekonomian, mempromosikan potensi produk dan jasa unggulan pada konsumen strategis di dalam dan luar negeri, menjadi sarana interaksi bisnis para pengusaha dan investor, mendorong dan merangsang investasi, dan meningkatkan kehadiran wisatawan,” ungkapnya.

Kegiatan skala internasional ini dibuka oleh Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki. Menkop meyakini bahwa ini merupakan terobosan untuk menggerakan ekonomi Kebumen dan mempromosikan produk UMKM ke pasar global dan meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Kebumen.

“Bupati menyampaikan bahwa Kebumen merupakan daerah termiskin di Jawa Tengah, saya kira hal ini sangat tepat menyelenggarakan KIE, karena di tengah masyarakat yang daya belinya rendah maka perlu mengundang turis untuk menggerakkan ekonomi daerah,” terangnya.

Pemulihan ekonomi pasca pandemi harus menjadi fokus utama pemerintah baik provinsi atau kebupaten. Hal ini tanpa melupakan adanya protokol kesehatan. Hal tersebut disampaikan Menkop Teten Masduki.

“Saat ini ekonomi Indonesia telah membaik. Perekonomian Indonesia pada triwulan pertama 2022 mampu tumbuh sebesar 5,01%. Kami berharap Kebumen dapat meningkatkan kontribusi dalam mendukung perekonomian di Indonesia pada tahun 2022, setidaknya dapat menyamai pertumbuhan ekonomi nasional pada angka minimal 5%,” jelas Menkop.

Transformasi digital nasional untuk pelaku usaha termasuk UMKM menjadi sebuah prioritas nasional dan target pemerintah pada tahun 2024 yaitu sekira 30 juta UMKM terhubung ke ekosistem digital nasional. Saat ini baru terhubung pada 19 juta.

Menkop berharap acara ini dapat meningkatkan belanja barang dan jasa Kabupaten Kebumen sekaligus sebagai upaya pencapaian 40% pencapaian belanja barang dan jasa pemerintah daerah untuk produk UMKM.

“Presiden RI pada beberapa kesempatan menyampaikan saat ini di tengah ekonomi yang lesu, investasi juga turun, maka belanja pemerintah 40% perlu dimaksimalkan agar dapat menghadirkan peningkatan ekonomi bangsa,” ungkap Menkop.

KIE diharapkan menjadi agenda rutin tahunan yang menjadi momentum bersama untuk mewujudkan peningkatan perdagangan, pariwisata, investasi berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

AD