Optimalkan Kreatifitas Siswa dengan 5 Strategi Blended Learning Ini!

Optimalkan Kreatifitas Siswa dengan 5 Strategi Blended Learning Ini!
Dr. Dra. Zuraeni, M. Si. menjelaskan tentang strategi untuk blended learning

SahabatGuru - Para pendidik yang sampai saat ini masih terus menghadapi berbagaii permasalahan pendidikan tentu saja membuat banyak kekhawatiran dalam diri mereka. Baik itu saat mengerjakan project, membuat strategi, model, serta pendekatan pembelajaran, di tambah dengan kondisi saat ini yang mengharuskan para guru untuk cakap bermedia digital serta beradaptasi dengan blended learning atau pembelajaran gabungan dari tatap muka dan tatap maya.

Permasalahan tersebut dikupas tuntas oleh Dr. Dra. Zuraeni, M. Si. Yang merupakan dosen teknologi pembelajaran Universitas Jambi juga sebagai pembicara di webinar SahabatGuru bersama Kementerian Kominfo, APKASI dan Kabupaten Wajo yang dilaksankan 5 Oktober 2021.

Dra. Zuraeni membahas bahwa blended learning yang saat ini diterapkan akan sangat mempengaruhi terhadap kreatifitas siswa selama pembelajaran. Seperti halnya  sebuah gelas yang diisi oleh berbagai macam air, entah akan berwarna cerah, bening, menggemaskan, atau malah kotor, kusam, mengotori pemandangan, begitu pula dengan strategi yang diterapkan oleh guru akan terlihat pada hasil belajar peserta didiknya.

Hal ini tentu membuat guru harus semakin gencar memutar otak untuk mengkombinasikan beberapa strategi, model, serta media agar siswa dapat berpikir secara kreatif atau memiliki inovasi yang tidak stuck di satu titik saja. Lantas, strategi seperti apa untuk menunjang keberhasilan tersebut? Berikut beberapa pendapat dari Dra. Zuaeni dalam webinar pendidikan SahabatGuru:

1. Kolaborasikan dengan skill abad 21

Skill abad 21 yang diharapkan siswa dapat berpikir kritis, inovatif, problem solving, bisa bekerja sama dan berkomunikasi secara baik tentu bisa menjadi acuan bagi guru untuk membuat srategi atau model seperti apa yang bisa menggabungkan keduanya.

2. Merancang pembelajaran bervariasi

Pembelajaran yang hanya fokus kepada guru atau dengan metode ceramah sudah sangat membosankan, mencoba untuk merancang pembelajaran yang bervariasi tentu akan sangat menantang bagi peserta didik. Walaupun hanya rancangan yang kecil namun hal tersebut pasti akan berpengaruh terhadap kreatifitas siswa. Jangan lupakan bahwa rancangan pembelajaran harus dipilih sesuai atau yang relevan dengan lingkungan sekitar, sarana prasarana dan lingkungan sekolah.

3. Siapkan aktivitas pendukung pembelajaran kreatif

Agar bisa mencapai blended learning yang bisa meningkatkan kreatifitas siswa, maka diperlukan media pembelajaran atau pendukung yang juga kreatif dan berbeda dari yang lainnya untuk diimplementasikan ke dalam tahap pembelajaran.

4. Manfaatkan teknologi

Teknologi yang kini merajalela di semua pembelajaran haruslah dimanfaatkan secara optimal dan digunakan dengan baik dan benar. Hal ini tentu akan semakin membuat siswa merasakan perubahan dan membuatnya lebih kreatif selama pembelajaran.

5. Selalu membangun kerjasama dengan semua pihak

Guru tidak selalu harus mengerjakan sendiri strategi apa yang baik untuk blended learning karena dalam stakeholder pendidikan, banyak pihak yang seharusnya berkaitan da turun secara langsung terhadap permasalahan dan pemecahan solusi ini.

Dan yang paling penting, untuk merancang dan menerapkan strategi blended learning agar kreatifitas peserta didik meningkat adalah pendidik juga harus kreatif dan mengembangakn sesuatu yang inovatif agar bisa diimplementasikan dalam blended learning tersebut.