Universitas Pancasila Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19 Indonesia Bangkit

Universitas Pancasila Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19 Indonesia Bangkit
Kegiatan vaksinasi di Universitas Pancasila Jakarta | Foto: Ist
Universitas Pancasila Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19 Indonesia Bangkit

SahabatGuru - Meningkatnya jumlah penderita Covid-19 di Tanah Air telah membuat beberapa pihak merasa prihatin. 

Begitu juga kalangan perguruan tinggi Universitas Pancasila yang membuka layanan vaksinasi Covid-19 gratis bagi masyarakat umum yang berdomisili DKI Jakarta dan Sivitas Akademika Universitas Pancasila dalam rangka penanggulangan pandemi Corona.

Sejak 21 Juni hingga 8 Juli 2021 besok masyarakat bisa langsung datang ke lokasi. Layanan buka dari hari Senin sampai Kamis pukul 09.00 sd 13.00 WIB di Aula Masjid At Taqwa Universitas Pancasila, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Bagi yang ingin divaksin bisa mendaftarkan diri dengan mengklik link pendaftaran di bit.ly/sentraVaksinUP menggunakan jenis vaksin yang disediakan Dinas Kesehatan DKI yaitu Sinovac

Program vaksinasi gratis untuk menjangkau dengan Suku Dinas Kesehatan Jagakarsa, Organisasi Profesi Kesehatan, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk pelaksanaan Vaksinasi dan rujukan ke Puskesmas Jagakarsa dan Puskesmas Srengseng Sawah Jakarta.

“Dalam program ini UP mendapatkan kepercayaan untuk menjadi Sentra Vaksinasi Vovid-19 dan menjadi tuan rumah bagi 6.000 calon penerima vaksin khusus bagi masyarakat Umum dan Civitas Akademika Universitas Pancasila dimana selama pelaksanaan setiap peserta penerima vaksin wajib tetap mematuhi aturan Protokol Kesehatan,” jelas Kepala Biro Humas Universitas Pancasila Maharani Ardi Putri dalam keterangan tertulisnya yang diterima SahabatGuru.  

Putri melanjutkan, secara teknis pelaksanaan vaksinasi ini juga melibatkan seluruh Sivitas Akademika baik Dosen, Tenaga Kependidikan, Mahasiswa serta para dokter untuk pelaksanaan.

“Program vaksinasi ini sebagai bagian dari Universitas Pancasila turut berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Hal ini juga akan lebih mempersiapkan untuk menghadapi tantangan dalam proses belajar mengajar di masa yang akan datang,” tutup Putri.

RAMPOK/ROB