Apakah Anda Termasuk Miliki Growth Mindset Sebagai Guru? Kenali dengan 5 Karakter Ini!

Beradaptasi dengan baik dan cepat menjadi kemampuan yang harus dimiliki guru saat ini, apalagi pembelajaran jarak jauh yang mengharuskan guru memutar otak untuk memikirkan kembali strategi, pendekatan, serta teknik belajar seperti apa yang cocok untuk siswa. Apalagi ditambah dengan rencana pembelajaran yang sudah dirancang mau tidak mau harus disesuaikan kembali dan membutuhkan banyak effort lebih besar.
Tak jarang, para pendidik berkreasi di tengah hambatan ini dan menjadikannya sebagai peluang untuk terus berkembang sehingga guru tersebut termasuk ke dalam pendidik yang memiliki growth mindset, atau pola pikir yang terus bertumbuh, tidak stuck di zona nyaman juga sangat bisa fleksible dalam berbagai macam situasi, salah satunya pembelajaran jarak jauh, blended learning, atau pembelajaran tatap muka terbatas.
Selain itu, beberapa karakter dari guru growth mindset bisa menghasilkan produk nyata yang kreatif bahkan inovatif karena terus explore berbagai macam cara serta strategi khsusunya untuk pembelajaran. Maka, menurut Prof. Drs. Djohan Yoga, M.Sc., MoT, Ph.D dalam webinar yang diselenggarakan oleh APKASI dan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara bekerja sama dengan Kominfo RI serta kabupaten Bogor melalui platform SahabatGuru dengan topik “Inovasi pembelajaran untuk kurangi learning loss”, di sana membeberkan lima karakter yang menggambarkan guru dengan growth mindset yang sangat positif untuk memajukan pendidikan Indonesia.
1. Challenge
Jika berpapasan dengan challenge atau tantangan dalam mengajar, guru yang memiliki growth mindset akan terpacu serta menerima dan moncoba belajar hal tersebut walaupun bukan dalam ranah utamanya.
2. Obstacle
Bahkan tak jarang, ia juga semakin ingin tahu mengenai tantangan tersebut, bagaimana cara melakukannya dan mencari solusi serta banyak alternatif yang bisa dilaksanakan. Lantas, jika guru yang termasuk growth mindset gagal, ia akan mencari celah lagi dan memberikan kesempatan dirinya untuk terus mencoba lagi, mencoba lagi dan bertahan walaupun belum berhasil, tentunya dengan evaluasi-evaluasi yang selalu diperhatikan.
3. Effort
Menjadikan hambatan sebagai peluang adalah salah satu karakter yang seharusnya ada dalam diri seorang pendidik. Walaupun memang membutuhkan waktu ataupun biaya yang tidak kecil, namun ia percaya bahwa itu bukan hal yang sia-sia karena dapat meningkatkan potensi dirinya. Maka dari itu, tak heran jika guru ini cepat meraih berbagai prestasi dan karya.
4. Critique
Menjadikan kritik sebagai informasi yang baru bagi dirinya untuk memahami kekurangan dalam diri sendiri, sehingga dengan hal tersebut bisa memperbaiki diri.
5. Success other
Menjadikan sukses orang lain agar bisa jadi inspirasi bagi dirinya untuk bisa lebih sukses lagi, belajar kepada orang sukses tersebut kemudian mengaplikasikannya dengan cara dirinya sendiri.
What's Your Reaction?






