Dona Octanary : Belajar Mengajar Efektif

Dona Octanary : Belajar Mengajar Efektif

SahabatGuru – Sebelum pandemi PJJ (pembelajaran jarak jauh) dianggap remeh, dan lebih memilih belajar mengajar secara tatap muka. E-learning dilakukan tidak sepenuh hati. Sekolah-sekolah mencoba bertintegrasi TIK (teknologi informasi dan komunikasi), dan memaksa kita di keadaan pandemi seperti ini untuk cakap literasi digital.

Belajar merupakan perjalanan yang harus memiliki tujuan. Untuk mencapai ke tujuan, harus memiliki kompetensi dan menyelsaikan pembelajaran dengan baik. Perjalanan siswa terganggu dengan pandemi, dengan berbagai masalah. Seperti masalah akses internet, tidak memiliki laptop dan komputer, dan materi yang diberikan kepada murid materi yang sulit.

Bagaimana belajar mengajar menjadi efektif dengan berbagai masalah tersebut?  

Proses pembelajaran bisa dibagi menjadi 3, yaitu :

  1. Luring sepenuhnya

Penghantaran materi dan modul pembelajaran dalam bentuk cetak. Proses pembelajarannya dilakukan secara mandiri oleh siswa menggunakan modul cetak diperkaya dengan materi pembelajaran dalam format audio video dan pembelajaran terbimbing dilakukan melalui tutorial tatap muka langsung secara terjadwal.

  1. Blended learning

Pengahantaran materi pembelajaran disajikan secara modular dalam Learning Management System (LMS) dan diakses menggunakan internet. Proses pembelajaran mandiri dilakukan secara mandiri oleh siswa dengan mempelejari materi yang disusun secara modular dalam format digital (misalnya; pdf, doc, pptx, mp4, dan lain-lain) dalam LMS yang diakses secara daring dan pembelajaran terbimbing dilakukan melalui tutorial tatap muka langsung secara terjadwal.

  1. Daring sepenuhnya

Pengahantaran materi pembelajaran disajikan secara modular dalam Learning Management System (LMS) dan diakses menggunakan internet. Proses pembelajaran mandiri dilakukan secara mandiri oleh siswa dengan mempelejari materi yang disusun secara modular dalam format digital (misalnya; pdf, doc, pptx, mp4, dan lain-lain) dalam LMS yang diakses secara daring dan pembelajaran terbimbing dilakukan melalui tutorial daring melalui video conference secara terjadwal.

Belajar mengajar jarak jauh sama dengan pembelajaran tatap muka. Proses pembelajaran dalam jarak jauh dapat dilihat dari kegiatannya dan cara penyampaiannya. Guru bisa membentuk kelompok belajar agar lebih mudah menyampaikan materi dan tutorial.

Jika ingin menerapkan pembelajaran teknologi apa saja yang perlu disiapkan?

Kurang lebih ada 5 komponen E-learning, yaitu:

  1. Bahan ajar

Mencakup modul berupa e-text, audio, video, simulasi.

  1. Learning Management System (LMS)

Mencakup moodle, google classroom, edmodo.

  1. Infrastuktur

Bisa berupa sinyal yang stabil.

  1. Strategi pembelajaran

Bisa berupa mengelompokan beberapa siswa, dan memberikan sebuah games.

  1. Hardware/piranti/gawai

Perangkat keras yang bisa mengakses internet.

 

Apakah komponen tersebut sudah lengkap?

Menurut Education Technology Southeast Asia, ada 5 negara yang menjadi sample. Indonesia termasuk dengan infrastruktur yang masih kurang, bisa dikatakan medium low. Yang tinggi berada Malaysia dan Thailand. Indonesia sudah cukup siap dalam menangani pandemi ini dalam bidang pendidikan. Dengan beragam cara dan adaptasi mampu dilewati guru-guru untuk menyebarkan ilmu kepada muridnya.

Hal tersebut disampaikan Dona Octanary, M.Pd dalam Webinar Pendidikan yang diadakan SahabatGuru pada (06/10).