Kolaborasi Dukung Perubahan Mindset Guru di Era Digital

Kementerian Kominfo RI bersama Apkasi dan SahabatGuru telah mengadakan Webinar Pendidikan Kabupaten Banyumas pada Rabu (24/11).

Kolaborasi Dukung Perubahan Mindset Guru di Era Digital
Webinar Pendidikan Kabupaten Banyumas.

SahabatGuru -  Webinar yang terselenggara secara virtual ini dihadiri oleh Ir. Achmad Husein sebagai Bupati Kabupaten Banyumas. H. Nuzran Joher, S.Ag., M.Si sebagai Anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI. Dr. Suyoto, M.Si sebagai Bupati Bojonegoro Periode 2008-2018. Dr. Waryani Fajar Riyanto sebagai Dosen UIN Sunan Kalijaga. Sugeng Suparwoto sebagai Ketua Komisi 7 DPR RI. Septa Dinata, A.S., M.Si sebagai Researcher Paramadina Public Policy. Rosaliana Intan Pitaloka, M.Pd sebagai Duta Bahasa Jawa Tengah 2018, Pegiat Pendidikan dan Bahasa. Webinar ini membahas “Urgensi Perubahan Mindset Guru dalam Menyelenggarakan Pendidikan di Era Digital”

Webinar tersebut bertujuan memberikan pengetahuan bagi guru guna mengetahui urgensitas perubahan mindset di era digital. Saat ini guru dipaksa untuk mampu beradapatasi dengan dunia digital, terlebih di masa pandemi telah mengubah cara hidup menjadi serba digital. Peran guru dalam pembelajaran digital diharapkan mampu memberi solusi yang tepat untuk mengatasi berbagai permasalahan. 

Meskipun dunia digital berkembang begitu pesat, perlu mewaspadai terjadinya penipuan digital. Pada Januari-Agustus 2019, Bareskrim Polri menerima sebanyak 3.249 laporan kejahatan siber. Kasus paling banyak dilaporkan adalah penipuan online. Kejahatan tersebut mengincar titik paling rawan pada pertahanan institusi. Mereka memanfaatkan seluruh aplikasi untuk menipu korban dengan berbagai modus. 

Urgensi perubahan mindset di era digital bagi guru menurut Nuzran ialah sebagai bentuk adaptasi dan inovasi, menumbuhkan kreativitas, memanfaatkan peluang, memanfaatkan kemudahan, terhindar dari ancaman penipuan, dan kontribusi terhadap kemajuan peradaban.

Beralih ke tema berikutnya mengenai kecakapan digital yang disampaikan oleh Dr. Waryani. Pola pikir dibedakan menjadi dua, yaitu fixed mindset dan growth  mindset. Pola pikir dalam mendidik sekarang telah berubah dari pola manual ke digital. Pandemi mempercepat mindset kita di era digital, khususnya di bidang pendidikan yang dikenal dengan istilah Cybereducation.  Era digital menuntut tenaga pendidik untuk memiliki Growth Mindset, yaitu pola pikir positif yang memiliki arah ke depan untuk bisa menjadi lebih baik. Pola pikir tersebut dapat dikembangkan melalui praktik, pelatihan, dan cara yang tepat.

Dr. Waryani menyampaikan guru perlu memiliki hard skill dan soft skill dalam mengajar. Di era digital kemampuan tersebut disatukan menjadi blended learning, sehingga nantinya guru berperan untuk memberikan life and career skills terhadap peserta didik.

 “Mendidik tidak hanya menjadikan peserta didik mendapatkan pekerjaan/profesi , tetapi mendidik adalah bagaimana menyiapkan peserta didik siap menghadapi kehidupan ini”, ujar Dr. Waryani.

Kemudian dilanjutkan oleh Dr. Suyoto yang menyampaikan tentang pentingnya etika berdigital di era integrasi dunia digital. Webinar ditutup oleh pemaparan terakhir dari Septa Dinata mengenai budaya digital yang mengenalkan mengenai metode blended dengan metode pembelajaran asinkronus.

Dengan adanya webinar dari SahabatGuru ini, semoga guru-guru di Banyumas mengalami peningkatan kompetensi yang signifikan terutama dalam growth mindset agar mampu menghadirkan aktivitas pembelajaran daring yang menyenangkan dan inovatif. Selain itu, semoga webinar kali ini bisa menjadi ajang penyampaian aspirasi pemimpin daerah sehingga terjadi penemuan solusi terbaik agar kualitas pendidikan di Indonesia lebih baik lagi.

ISNA MAULIDA