Pemerintah dan Guru Blora Bersinergi Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Era Digital

Nov 26, 2021 - 20:35
Dec 3, 2021 - 16:11
 0
Pemerintah dan Guru Blora Bersinergi Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Era Digital
Webinar Pendidikan Kabupaten Blora.

SahabatGuru - Pemerintah bekerjasama dengan Apkasi dan SahabatGuru mengadakan webinar pendidikan dengan tema “Pentingnya Penyajian Pembelajaran Modern dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik di Era Digital” pada Jumat (26/11). Acara ini dilakukan secara virtual melelui zoom dan dapat disaksikan secara live di youtube. Diikuti oleh ratusan guru Kabupaten Blora dan dihadiri oleh H. Charles Meikyansah, S.Sos selaku Anggota Komisi 1 DPR RI dan Tri Yuli Setyowati, ST., MM selaku Wakil Bupati Kabupaten Blora. 

Materi pada webinar kali ini membahas mengenai kecakapan digital, keamanan digital, etika digital dan budaya digital. Materi dibawakan oleh pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya yang terdiri dari Pradita Eko Prasetyo Utomo, S.Pd., M.Cs selaku Koordinator Pusat Layanan Data dan Informasi LPTIK Universitas Jambi, Dona Octanary, M.Pd Resource Person for SEAMEO, Dr. Atang Irawan, S.H., H.Hum selaku staff khusus Pimpinan MPR RI, Eko Yulianto, S.Pd., M.Pd Selaku dosen Muhammadiyah Semarang/ Pemenang Sayembara MBKM.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Kabupaten Blora Tri Yuli Setyowati, mewakili Bupati Blora Arief Rohman, sangat mendukung kegiatan webinar pendidikan untuk membekali guru dalam meningkatkan kompetensi peserta didik di era digital. 

“Harapan tinggi kami titipkan pada para pendidik untuk mengatasi ancaman lost generation sebagai wujud perhatian pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas pendidikan khususnya pembelajaran jarak jauh. Maka pemerintah daerah bersinergi dengan Kementerian Kominfo RI melalui program literasi digital nasional. Indonesia Makin Cakap Digital. Hari ini adalah dukungan nyata pada para pendidik agar makin cakap digital untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing. Selamat mengikuti webinar, dan saya ucapkan selamat hari guru tahun 2021. Bergerak dengan hati, pulihkan pendidikan” jelas Wakil Bupati Blora.

Materi pertama tentang keamanan digital disampaikan oleh Eko Prasetyo Utomo beliau menyampaikan bahwa mau ada tidaknya pandemi, teknologi informasi menjadi massive, saya yakin meskipun tidak ada covid maupun pandemi yang menerpa kita. Itu sudah menjadi sesuatu keniscayaan bahwa teknologi informasi menjadi pilihan utama dalam proses pembelajaran karena melihat tren sejak tahun 2019 sudah didengungkan tentang revolusi industri 4.0 sehingga masa pandemi covid 19 ini hanya mengakselerasi atau men-trigger untuk percepatan proses pembelajaran yang menggunakan teknologi informasi. Sehingga teknologi informasi di masa pandemi ini menjadi penting dikuasai oleh siswa atau guru.   

Berlanjut pada materi kedua yang disampaikan Dona Octanary mengenai kecakapan digital. Menurut Dona Teknologi tidak bisa menggantikan bapak ibu guru, tapi di tangan bapak ibu teknologi bisa menjadi suatu transformasi yang bisa mengubah cara pikir, cara pandang dan kehidupan kita ke depannya.  

Di sisi lain staff khusus pimpinan MPR RI Dr. Atang Irawan membawakan materi etika digital menyampaikan bahwa para guru tidak hanya dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa tapi juga berperan dalam rangka menjaga moral anak bangsa sebagai pemegang estafet pimpinan nasional ke depan. Guru juga harus berperan sebagai guardian of ethic. Tentang bagaimana menjaga moral anak bangsa ke depan. Selain itu guru juga sebagai katalisator trigger. Meskipun guru sebagai transfer knowledge atau pengetahuan tapi juga harus tau bagaimana menumbuhkan daya kritis dan mampu beradaptasi dengan teknologi bagi siswa. 

Materi terakhir mengenai budaya digital disampaikan oleh Eko Yulianto. Beliau menyampaikan kompetensi digital saat ini dapat membawa perubahan dan dapat dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai pada karakter manusia-manusia modern. Budaya digital ini menjadi sangat penting di era digital, oleh karena itu perubahan zaman saat ini menjadi tantangan luar biasa yang harus dihadapi semua orang di semua kalangan. Bagi yang belum siap akan sangat kaget, namun setiap orang dapat melalui perubahan itu melalui proses. 

Webinar pendidikan kemudian di akhiri dengan tanya-jawab peserta dan pemateri mengenai kendala-kendala yang sering guru alami saat diberlakukannya pembelajaran jarak jauh. Empat pertanyaan terpilih dijawab langsung oleh keempat pemateri. Sedangkan para peserta lain yang melontarkan pertanyaan terbaik pada kolom chat juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan hadiah berupa uang tunai yang dikirim melalui dompet digital. Tak heran para peserta webinar berlomba-lomba melontarkan pertanyaan pada kolom chat di zoom sepanjang webinar berlangsung. 

Aulia Arifka

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow