Perpaduan SahabatGuru dan Tim Macca untuk Sinjai Berdaya

Perpaduan SahabatGuru dan Tim Macca untuk Sinjai Berdaya
Webinar Pendidikan Kabupaten Sinjai (sahabatguru)

SahabatGuru - Webinar Pendidikan Kabupaten Sinjai telah diadakan secara daring melalui Zoom dan YouTube pada Jumat (22/10). Menteri Kominfo RI Johnny G. Plate., Dewan Pengurus APKASI dan Bupati Gorontalo Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.Pd., Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa, S.H., L.L.M., Staf APKASI Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Himmatul Hasanah, M.P., membersamai guru-guru di Sinjai untuk belajar bersama mengenai “Transformasi Mindset Mewujudkan Pembelajaran Menantang untuk Mendorong Tumbuhnya Kompetensi Abad 21”.

Webinar yang diadakan oleh SahabatGuru ini mengundang narasumber hebat dari praktisi pendidikan, yaitu Prof. Ir. Drs. Djohan Yoga, M.Sc., MoT. Ph.D. sebagai Pengembang Inovasi Pendidikan dan International Certified Trainer in Education for Asia. Selain itu, hadir pula narasumber inspiratif dari Pakar Asesmen Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta Dr. Das Salirawati, M.Si. yang siap menyapa guru-guru Sinjai dengan materi yang luar biasa.

Sebagai Staf APKASI, Dr. Himmatul Hasanah, M.P. menyampaikan komitmen APKASI yang akan tetap konsisten dan komitmen membersamai daerah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Indonesia.

“Kita menyadari bersama kualitas pendidikan di Indonesia masih cukup jauh dari negara-negara lain. Berdasarkan data dan sosialisasi yang telah kami lakukan di lebih dari 205 kabupaten serta audiensi bersama dengan pemerintah pusat, maka terdapat beberapa problematika yang dialami Indonesia. Pertama, kekurangan guru. Untuk mengatasi hal tersebut, pada tahun 2017 APKASI memiliki inisiasi untuk menyelenggarakan sebuah forum untuk diskusi perihal pendidikan. APKASI memiliki concern memperjuangkan guru-guru di daerah. Hasilnya, ada 17 rekomendasi, yang salah satunya memohon formasi PNS untuk guru agar diberikan pada pemerintah. Alhamdulillah, di tahun 2019, pemerintah merealisasikan hal itu. APKASI berharap agar penganggaran ini tidak dibebankan pada daerah, tetapi pada pemerintah pusat,” jelas Himma.

Lebih lanjut, Himma menjelaskan jika dirinya sering mendapatkan keluhan dari guru-guru yang masih belum mendapatkan kesejahteraan yang layak.

“Saya berulang kali mendapat titipan pesan dari teman-teman guru, baik dari asosiasi PGRI atau asosiasi yang lain. Mereka berharap agar guru-guru yang sudah berumur senja diberi status, paling tidak P3K. Lalu, melanjutkan yang pertama tadi, permasalahan yang kedua adalah kualitas guru. Menjawab tentang kompetensi guru, Indonesia harus terus berbenah. Guru-guru sangat perlu mengikuti berbagai program-program peningkatan mutu pendidikan. Ada satu problem yang sedang ditangani oleh APKASI dengan serius. Kami ingin menyiapkan sebuah training yang mampu membuat guru jadi lebih inovatif dan kreatif. Ada dua hal, yaitu Matematika dan bahasa Inggris. APKASI bersama Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara telah merancang penemuan baru, yaitu belajar bahasa Inggris cepat dalam waktu tiga hari,” ucap Himma.

“Yang ketiga adalah transformasi digital. APKASI bersama Yayasan Adiluhung Nusantara melalui platform SahabatGuru terus bersinergi meningkatkan kualitas guru di era 4.0 melalui peningkatan literasi digital yang dikemas melalui webinar pendidikan gratis bagi para guru. Oleh karena itu, silakan subscribe YouTube SahabatGuru dan ikuti terus platform sahabatguru.com agar para guru mendapatkan informasi terkait pendidikan, termasuk training dan webinar gratis,” tambah Himma.  

Selain itu, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa, S.H., L.L.M. menyampaikan dukungannya terhadap program rancangan APKASI-YPAN untuk guru-guru di seluruh negeri.

“Saya sangat mendukung dengan adanya program webinar ini untuk meningkatkan kompetensi guru untuk cakap bermedia digital, cakap numerasi, dan berkarakter dalam menghadapi tantangan global. Perlu diketahui, Pemerintah Daerah Sinjai melalui Dinas Pendidikan merupakan kabupaten pertama di Indonesia yang telah melakukan MoU dengan PT Microsoft Indonesia tentang percepatan transformasi digital pendidikan sesaat sebelum pandemi Covid-19 terjadi. Hal ini menjadi bekal pokok bagi guru-guru di Sinjai dalam menghadapi pembelajaran digital,” papar Andi Seto.

Tim Macca adalah komunitas relawan peduli pendidikan telah bekerja dengan ikhlas tanpa insentif khusus yang direkrut dari guru dan tenaga pendidikan muda dan kreatif telah membantu Kabupaten Sinjai dalam pendidikan.

“Tim Macca adalah pelopor pembelajaran digital dan senantiasa melakukan inovasi pendidikan, seperti penyerahan akun Microsoft 365 melalui Microsoft Asia Pasific Singapore sebanyak 38.000 akun untuk pengawas, kepala sekolah, guru, dan siswa di Sinjai. Kami melakukan ToT (Training of Trainer) tentang Microsoft 365 untuk pengawas, guru, dll. Kami juga menerapkan aplikasi Macca untuk peserta didik baru, kelas inspirasi, virtual competition dalam rangka HUT RI lalu, dan inovasi lainnya,” jelas Andi Seto.

Pemerintah Daerah Sinjai berjanji akan mengupayakan berbagai program dan rencana untuk mensejahterakan guru-guru di Sinjai. Tak hanya itu, berbagai strategi juga akan terus digalakkan demi memperlancar proses blended learning yang saat ini berlangsung.