PNS di Cianjur Ikuti Pelatihan Bahasa Inggris
SahabatGuru - Meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris tidak hanya dilakukan anak sekolah atau mereka yang sangat membutuhkan bahasa internasional itu dalam berkomunikasi. Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) juga perlu meningkatkan kemampuan dalam berbahasa Inggris.
Pentingnya pemakaian bahasa Inggris menjadikan pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memberikan pelatihan bagi para PNS. Pelatihan diberikan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) berupa Professional English Training selama tiga hari, Kamis (28/11/2019) sampai Sabtu (30/11/2019).
Pelatihan tersebut sangat membantu ASN dalam menyerap materi bahasa Inggris dan kemudian menerapkannya di berbagai kesempatan, termasuk saat berhadapan dengan mereka yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.
Dengan adanya program pelatihan ini, para peserta kemudian bisa mengaplikasikan bersama dalam kehidupan sehari-hari. Ini kesempatan yang langka dengan mengikuti program ini. Dan, sudah saatnya kita meningkatkan pengetahuan dan wawasan karena pelatihan ini memungkinkan kita untuk melakukannya
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur Aban Subandi menuturkan bila program dari APKASI sangat membantu ASN untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.
“Kami berharap program-program APKASI dapat berjalan dengan baik, khususnya di Kabupaten Cianjur. Bahasa Inggris itu sangat diperlukan untuk menyambut era industri 4.0. Pasalnya pergaulan internasional harus menggunakan bahasa Inggris,” kata Sekda Aban Subandi.
“Dengan adanya program pelatihan ini, para peserta kemudian bisa mengaplikasikan bersama dalam kehidupan sehari-hari. Ini kesempatan yang langka dengan mengikuti program ini. Dan, sudah saatnya kita meningkatkan pengetahuan dan wawasan karena pelatihan ini memungkinkan kita untuk melakukannya,” ujarnya.
Sekda juga berharap usai pelatihan para ASN yang mengikutinya bisa menerapkan dalam keseharian. Mereka bisa mempraktikkan saat wisatawan dari luar Indonesia datang ke Kabupaten Cianjur. Apalagi Cianjur memiliki tempat wisata yang bisa dikunjungi turis asing. Bahkan kunjungan turis asing bisa meningkat karena mereka mendapati petugas yang melayani memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik.
“Atau misalnya kita mempraktikkan dalam percakapan kita seperti saat berkirim pesan lewat Whatsapp sudah mulai dengan bahasa Inggris,” kata Sekda.
Sementara, staf ahli bidang pendidikan APKASI, Himmatual Hasanah menuturkan APKASI memiliki kewajiban moral meningkatkan kapasitas SDM aparatur pemerintah kabupaten. Ini menjadi perhatian asosiasi karena kualitas sumber daya manusia sangat fundamental dalam menjaga masa depan bangsa dan pondasi kuat di tengah sengitnya persaingan regional dan global.
Berdasarkan data, tingkat kemampuan berbahasa Inggris aparatur pemerintahan daerah di Indonesia relatif rendah dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara. Padahal, ASEAN sudah memasuki era pasar bebas sejak tahun 2015 lalu.
“Bila tidak menjadi perhatian bersama, sulit rasanya SDM di daerah dapat bersaing dengan negara ASEAN lainnya. Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran bagi aparatur pemerintah daerah untuk meningkatkan kemampuan dalam bahasa Inggris,” kata Himmatul.
“Hal ini menjadi penting mengingat Indonesia menjadi target pasar perdagangan dan investasi Negara-negara ASEAN karena jumlah penduduknya yang begitu besar,” ujarnya melanjutkan.
Menurutnya APKASI menyadari hal tersebut dan mencoba memfasilitasi anggotanya untuk meningkatkan kapasitas di berbagai bidang, salah satunya melalui program peningkatan berbahasa Inggris. Pelatihan yang diberikan juga inovatif dan memungkinkan mereka bisa mempelajarinya secara smart dengan waktu yang singkat.
“Peserta akan dengan cepat menguasai bahasa Inggris, mengingat metode yang disuguhkan merupakan sebuah inovasi metode yang cepat menguasai bahasa Inggris. Dengan trainer profesional, pelatihan tidak membosankan, bahkan justru menyenangkan,” kata Himmatul memberi penjelasan.*
What's Your Reaction?






