Sinergi Ditjen IKP Kominfo-SahabatGuru Dukung Guru Batang Cakap Digital

Ditjen IKP Kominfo bersama APKASI dan SahabatGuru mengadakan webinar Pendidikan Kabupaten Batang pada Senin (29/11).

Sinergi Ditjen IKP Kominfo-SahabatGuru Dukung Guru Batang Cakap Digital
Webinar Pendidikan Kabupaten Batang.

Sahabat Guru - Webinar ini diselenggarakan secara virtual yang dihadiri oleh IR. Zahir, M.AP selaku Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan APKASI, Bupati Batu Bara, Dr. Himmatul Hasanah, MP selaku Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Inisiator Program Sahabat Guru, Dr. H. Wihaji, S. AG, M.PD selaku Bupati Batang dan juga dihadiri oleh keynote speech yaitu  H. Charles Meikyansah selaku Anggota DPR Komisi 11, Septriana Tangkary, SE, MM selaku Direktur Informasi dan Komunikasi Perekenomian dan Maritim Kementerian Kominfo. Serta dihadiri oleh para narasumber yaitu Jakfar Siddik selaku Tokoh Pemuda sekaligus Peneliti di Populis Institute dan Prof. Dr. M. Suyanto, MM selaku Rektor Universitas AMIKOM Yogyakarta. Topik webinar yang diangkat yaitu Platform Pembelajaran Digital Sebagai Sarana Pembelajaran Modern Guru.

Pembukaan webinar disampaikan oleh Ir. Zahir, M.AP. selaku Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan APKASI, Bupati Batu Bara. Beliau menyampaikan mengenai komitmen APKASI dalam mendukung guru cakap bermedia digital. Webinar Pendidikan Nasional untuk mewujudkan guru cakap media digital, numerasi dan berkarakter dalam menghadapi tantangan global di Kabupaten Batang resmi di buka oleh Bupati Batu Bara.

Seiring dengan majunya perkembangan Teknologi, Informasi dan Komunikasi, baik dari alat transportasi, penjualan atau pembelian secara online semakin berkembang, terutama di bidang pendidikan.

“Perkembangan teknologi membuat kita semakin bergantung pada teknologi informasi untuk berbagai kebutuhan kita untuk tiap harinya sekolah rapat pertemuan dan berbagai kegiatan lainnya dilakukan secara daring atau hybrid perubahan ini merupakan tantangan yang mau tidak mau. Saya tadi sepakat dengan kata Pak Bupati Batang, suka atau tidak suka harus kita hadapi harus kita terima dan harus kita jalani dan teknologi informasi atau TI telah membawa arus perubahan yang memang sangat cepat memunculkan apa yang disebut dengan disrupsi,” ungkap H. Charles Meikyansah selaku Anggota DPR Komisi 11.

Selain itu terdapat beberapa kriteria orang-orang yang adaptif sehingga bisa mengupgrade diri terhadap digitalisasi.

“Yang pertama, aktif dalam mengemukakan identitas diri, egaliter dan menyukai kebebasan. Kedua, bergantung terhadap teknologi dan menikmati lingkungan digital. Yang ketiga, memiliki wawasan yang luas dan kemampuan multitasking. Yang keempat, adaptif terhadap perkembangan teknologi dan selalu meningkatkan kapasitas. Yang terakhir, terkonek dengan seluruh media sosial dan cepat dalam mencari informasi dan menyebarkan," ungkap Jakfar Siddik selaku peneliti di Populis Institute.

Selain memiliki 5 karakter yang disebutkan oleh Jakfar Siddik, terdapat berbagai platform media yang dapat digunakan oleh guru.

“Kalau dilihat dari world most visited website website apa yang paling banyak ya jawabannya Google, YouTube, Facebook dan Wikipedia. Nah inilah yang dapat Bapak Ibu gunakan yang paling gampang dulu nggak usah yang susah-susah, ada Yahoo dan sebagainya itu dulu yang digunakan. Kalau, sosial media ya bisa menggunakan Facebook, bisa YouTube dan yang paling banyak YouTube paling sering kita gunakan,” ungkap Prof. Dr. M. Suyanto,MM selaku Rektor Universitas AMIKOM Yogyakarta.

Seiring perkembangan TIK, banyak platform yang dapat digunakan oleh dalam pembelajaran modern ini. Sangatlah penting bagi seorang guru untuk cakap dalam digital yang dapat meningkatkan sistem pembelajaran dan pendidikan di Indonesia. Dengan adanya webinar dari SahabatGuru dan Ditjen IKP Kominfo, semoga guru-guru di Kabupaten Batang mengalami perkembangan dalam menggunakan TIK (Teknologi, Informasi & Komunikasi), dan semoga webinar ini dapat menginspirasi guru-guru di Kabupaten Batang.

NADIA SHAFIRA