Siswa Darurat Matematika, Ini Penyebabnya

SahabatGuru – Pelajaran Matematika masih menjadi momok. Siswa tidak jarang sudah merasa antipati sehingga sudah merasa sulit memahami pelajaran tersebut. Buntutnya, nilai pelajaran Matematika kerap tidak sesuai harapan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya menuturkan tidak sedikit siswa yang mendapatkan nilai rendah untuk pelajaran Matematika. Bahkan Kadiknas menyebutnya sebagai darurat Matematika. “Ini sudah darurat Matematika. Banyak siswa yang mendapatkan nilai rendah untuk pelajaran Matematika. Tampaknya memang dibutuhkan tenaga pengajar yang ahli di bidangnya, dalam hal ini Matematika,” kata Asep saat memberi sambutan kegiatan program workshop Adiluhung Retooling Education System (AdiRESy) di Serang, Senin (1/10/2018). Menurut dia peran guru sangat penting dalam penyampaian pelajaran di kelas. Hanya guru yang pintar belum tentu bisa menyampaikan materi pelajaran dengan baik. Ini yang menjadikan guru juga harus belajar dan menambah ilmu yang kemudian ditularkannya kepada anak didik. “Pada dasarnya, guru itu haus akan ilmu pengetahuan. Pasalnya guru pintar belum tentu bisa menyampaikan pelajaran dengan baik. Kegiatan seperti ini bisa menambah pengetahuan bagi guru,” tuturnya. Melalui program Matematika Smart Indonesia dan Smart Teaching dari AdiRESy, guru mendapat pelatihan yang diharapkan diterapkan saat mengajar di kelas. Tak sekadar menerapkannya tapi guru bisa mengajar matematika secara lebih menyenangkan bagi para siswa. Pelatihan guru dari AdiRESy yang dilaksanakan di Kabupaten Serang (foto: Adiluhung)[/caption] AdiRESy dilaksanakan di berbagai kota di seluruh Indonesia oleh Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN). Bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten, AdiRESy memberi pelatihan di Kabupaten Serang. Pelatihan yang dilaksanakan mulai Senin sampai Rabu (3/10/2018) diikuti ribuan guru. Tercatat 1300 guru PAUD, SD dan SMP yang mengikuti pelatihan dengan narasumber, Aji Syafa dan Andi Suryawan. Mereka pun sangat antusias mengikutinya. “Materi yang disampaikan sangat menarik. Saya berharap bisa diimplementasikan kepada anak didik. Pelatihan ini semoga bermanfaat bagi seluruh guru di Serang,” kata Titin Suhartini, guru yang menjadi peserta workshop.
Pelatihan guru dari AdiRESy yang dilaksanakan di Kabupaten Serang (foto: Adiluhung)[/caption] Menariknya, para guru tidak jenuh mengikuti workshop. Padahal kegiatan tersebut diikuti ribuan guru. “Saya mengira pelatihannya tidak akan maksimal karena jumlah peserta yang sangat banyak. Ternnyata, semua antusias mengikutinya sampai selesai. Peserta tetap fokus dan mengikuti acara dengan baik. Ini memang luar biasa,” ujar Asdinur, guru dari Kecamatan Cikande.
What's Your Reaction?






