Webinar Dukung Guru sebagai Penanaman Karakter di Era Digital

Kementerian Kominfo bersama Apkasi dan SahabatGuru telah mengadakan Webinar Pendidikan Kota Tegal pada Kamis  (2/12).

Webinar Dukung Guru sebagai Penanaman Karakter di Era Digital
Webinar Pendidikan Kota Tegal.

SahabatGuru -  Webinar yang terselenggara secara virtual ini dihadiri oleh H. Dedy Yon Supriyono, SE.MM selaku Wali Kota Tegal sebagai keynote speech.  Eva Yuliani, M.Si selaku Anggota DPR RI Komisi III sebagai keynote speech. Kak Aji Syafa sebagai Trainer Smart Teaching & Founder Syafa Management menyampaikan materi mengenai kecakapan digital. Yogo Dwi Prasetyo, S.PD., M.PD., M.SC sebagai Dosen Lepas Pendidikan Kimia FMIPA UII menyampaikan materi mengenai keamanan digital. Jati Savitri sebagai Head of Digital Creative Content Medcom.id menyampaikan materi mengenai etika digital. Andi Suryawan, S.Si sebagai Trainer Matematika Nasional menyampaikan materi mengenai budaya digital, serta Rosaliana Intan selaku Duta Bahasa Jawa Tengah 2018 sebagai key opinion leader. Webinar ini membahas mengenai “Mewujudkan Guru Sebagai Kunci Penanaman Karakter dan Penguasaan Kompetensi 4C Generasi Milenial Pada Era Digital”

Dalam webinar ini, Yoga menyampaikan bahwa literasi digital berarti kecakapan menggunakan media digital dengan beretika dan bertanggungjawab untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi. 

Kemampuan lietrasi digital perlu dikuasai oleh guru supaya dapat mengikuti perubahan zaman dan menyampaikan materi dengan baik. Di era digital, bukan hanya kecanggihan teknologi saja yang perlu diperhatikan, melainkan keamanan bermedia digital juga menjadi hal yang penting untuk diketahui. Perlu adanya proteksi-proteksi perangkat keras baik melalui password atau keamanan lainnya. 

Semakin canggihnya teknologi digital memberikan kemudahan bagi murid dalam mengakses internet, sehingga guru perlu lebih cerdas dalam mengelola hal tersebut. Sebagai contoh, seharusnya guru perlu memperhatikan ketika memberikan soal pertanyaan, lebih baik jangan mengambil soal dari buku karena kerap kali sudah terdapat pembahasanya di internet, sehingga anak akan mudah dalam mencari jawaban dengan cara mencontek di internet.

Menyampaikan materi di era digital juga perlu cara-cara inovatif yang menarik. Hal tersebut disampaikan oleh Kak Aji Syafa. Beliau memberikan tips membuat metode lagu dalam pembelajaran di era digital. Terdapat tiga teknik menciptakan lagu, yaitu notasi, meminjam nada, dan melagu syair. 

Sedangkan aplikasi yang dapat digunakan antara lain Perfect Piano, Hi-Q Free Rec, dan Kine Master. Ketiga aplikasi tersebut memudahkan pembuatan lagu untuk pembelajaran dengan kualitas yang lebih baik di era digital.

Selain itu, Jati Savitri juga menyampaikan tentang penyebaran hoaks yang juga menjadi ancaman miss-informasi di era digital. Oleh karena itu, perlu adanya proses checking terhadap infromasi yang menyebar. Jati memberikan tips proses fast checking, antara lain mengamankan bukti hoaks, memeriksa data primer dan sekunder, mencari pernyataan sumber pertama, dan menggunakan tools digital serach.

Webinar ditutup dengan penyampaian materi oleh Andi mengenai numerasi di era digital. Beliau menyebutkan bahwa numerasi telah menjadi tanggungjawab semua guru bukan hanya guru matematika saja. Hal ini karena praktik numerasi dapat diterapkan dalam berbagai bidang mata pelajaran apa saja.

Dengan adanya webinar dari SahabatGuru ini, semoga guru-guru di Kota Tegal akan mendapatkan peningkatan kompetensi yang signifikan terutama dalam penguasaan digital learning agar mampu menghadirkan aktivitas pembelajaran daring yang menyenangkan dan inovatif. 

ISNA MAULIDA