Bagaimana Mengaplikasikan Growth Mindset? Seputar Tanya Jawab Webinar Pendidikan Kabupaten Sleman

Mau tahu apa yang dimaksud dengan growth digital mindset? Silakan simak paparan lengkapnya di channel Youtube Sahabat Guru.

Bagaimana Mengaplikasikan Growth Mindset? Seputar Tanya Jawab Webinar Pendidikan Kabupaten Sleman
Prof. Drs. Suyanto, M.Ed., Ph.D dalam sesi tanya jawab webinar pendidikan, Kamis (12/8) lalu [sahabatguru].

"INI pertanyaan yang sulitnya melebihi pertanyaan promotor saya ketika saya mempertahankan disertasi di Michigan State (University), Amerika Serikat", respon spontan Prof. Drs. Suyanto, M.Ed., Ph.D. pada awal sesi tanya jawab webinar pendidikan SahabatGuru pada Kamis lalu (12/8).

Tanggapan bersahaja di atas menjadi pembuka jawaban setelah pertanyaan para guru peserta webinar mulai dibacakan oleh Arsi Dwiyani, M.Pd selaku moderator acara. Guru-guru peserta webinar antusias ingin mengetahui apa yang dimaksud dengan paparan Prof Suyanto dan Ir Drs Djohan Yoga. Ada puluhan pertanyaan baik via Zoom maupun YouTube. Dengan kesempatan yang ada, terdapat setidaknya sepuluh pertanyaan terpilih yang mendapatkan jawaban dari kedua pemateri webinar (Pak Suyanto dan Ir. Drs. Djohan Yoga, M.Sc., MoT, Ph.D) sekaligus mendapat hadiah menarik dari SahabatGuru.

Berikut nukilan notulensi dari satu sesi tanya jawab pada webinar pendidikan untuk guru-guru Kabupaten Sleman dengan tajuk "Mewujudkan Guru Cakap Bermedia Digital, Cakap Numerasi, dan Berkarakter dalam Menghadapi Tantangan Global": 

Tanya: Berdasar situasi dan kondisi praktik KBM yang tekstual dan kurangnya student center, bagaimana upaya yang dapat kami lakukan sebagai guru untuk benar-benar dapat kami lakukan sebagai guru untuk benar-benar dapat mengaplikasikan growing mindset ini? (Ibu Nurul Hidayah, TK IM Bakti Mulya)

Jawab (oleh Pak Suyanto): Saya sangat bahagia, karena saudara sudah memahami bahwa praktik pendidikan kita itu berbasis fixed mindset. Saudara tahu. Saudara bisa mengenali sistem tersebut.

Oleh karena itu, bagaimana cara mempraktikkan growth mindset? Lihat kembali, suara-suara growth mindset. Lihat, bagaimana lima parameter dari orang growth mindset. Lalu, Anda jalankan dalam menghadapi tantangan situasi dan kondisi praktik KBM itu. 

Lima parameter itu apa saja? Di antaranya yaitu kesempatan, kemudian rintangannya. Nah, rintangannya seperti apa? Harus dihadapi. Ketika memiliki rintangan, jangan menyerah. Memiliki peluang? Gunakan.

Upayanya jangan pernah berhenti, seperti yang dikatakan Pak Djo (Djohan Yoga) tadi. Tidak peduli lambat, yang penting Anda bergerak. Yang jelek itu "Sudah bergerak, namun tidak mencoba". Yang baik itu "Mesti lambat tidak apa-apa, asal tidak berhenti", ya. 

Berikutnya adalah jangan marah ketika dikritik orang. Misalkan ada yang mengkritik, "Bu, itu cela alisnya menceng"; Jangan marah-marah dengan balas "Woo, apa urusannya kamu!? Alis-alis saya!". Nah, harusnya saudara segera ke kamar mandi dan berkaca. 

Berikutnya lagi adalah jangan SMS, alias "Sedih Melihat orang lain Senang". SMS sudah tidak zaman, sekarang zamannya WA. Saudara harus melakukan hal itu.

Tapi, saya sangat bahagia. Pertanyaan saudara mencerminkan bahwa saudara sudah paham growth mindset; sudah bisa menganalisis lingkungan. 

Kalau kurang jelas, silakan kunjungi channel YouTube milik saya (suyanto.id) yang berisi konten alternatif yang mendidik. Semboyannya adalah "Platform untuk Berbagi Pengetahuan dan Belajar Sepanjang Hayat". Saya (Pak Suyanto) dan Pak Djo selalu membuat program setiap minggu di channel tersebut. Mudah-mudahan, saudara juga melihat dan menerapkan (konten di suyanto.id tersebut).

Pertanyaan dan jawaban kritis terkait apa itu growth mindset dan bagaimana cara mengaplikasikan dalam mengajar selengkapnya bisa Sahabat Guru simak ulang di channel YouTube bernama "SAHABAT GURU". Atau bisa cari judul video "WEBINAR PENDIDIKAN: Kabupaten Sleman" di kolom pencarian. Rincian tanya jawab beserta rangkuman materi bisa disimak dengan memutar video tersebut mulai dari menit ke 2:45:59 hingga 3:07:24.

Sampai jumpa pada webinar pendidikan bersama SahabatGuru pada kesempatan yang berikutnya!

MUHAMMAD HAFIZH