E-Learning, Solusi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

E-Learning, Solusi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)
Ilustrasi E-Learning [freepik.com]

Salah satu upaya pencegahan penyebaran covid-19 yaitu dengan adanya kebijakan-kebijakan yang meminimalisir rakyat untuk berkegiatan di luar dan berinteraksi secara langsung, hal ini membuat semua orang bergantung dengan internet. Berdasarkan data dari We Are Social (2020) dapat diketahui bahwa pada Maret 2020 pengguna internet di Indonesia mencapai 175 juta orang, yang dimana 64% orang Indonesia telah menggunakan internet secara aktif di setiap harinya, dimana 50% dikuasai oleh siswa sekolah dasar dari usia 7 sampai 12 tahun semenjak memasuki masa pandemi dan melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Setelah hampir setahun lebih kita berada di masa pandemi Covid-19, banyak orang yang sudah mulai menyesuaikan dan membuat berbagai inovasi agar tetap dapat melakukan kegiatannya, termasuk dalam dunia pendidikan. Demi mempermudah program pembelajaran jarak jauh, Menteri Kemendikbudristek Nadiem Makarim telah menghimbau setiap sekolah untuk mempersiapkan platform yang sesuai untuk siswa mereka. Platform ini dapat berupa e-learning.

E-learning merupakan teknologi informasi dan komunikasi yang dapat membuat siswa aktif belajar kapanpun dan dimanapun. Pada dasarnya, e-learning terdapat dua tipe yaitu synchronous dan asynchronous. Synchronous terjadi dimana pembelajaran terjadi pada waktu yang sama antara pendidik dan peserta didik, dimana sangat memungkinkan untuk terjadi interaksi langsung antara pendidik dan peserta didik secara daring. Sedangkan asynchronous adalah kegiatan pembelajaran yang dilakukan tidak di waktu yang bersamaan, dimana pendidik mengambil waktu yang berbeda, dimana pendidik hanya akan memberikan materi atau tugas dan peserta didik akan mengerjakan dan mengumpulkan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan pendidik (Hartanto, 2016).

Terdapat beberapa manfaat dari e-learning, diantaranya adalah meningkatkan fleksibilitas dalam kegiatan belajar mengajar dimana tidak terbatas oleh usia, lokasi geografis, waktu, dan situasi ekonomi. Selain itu, dengan menerapkan e-learning dapat menumbuhkan dan mengembangkan kemandirian pada siswa.  Apalagi ketika di masa pandemi seperti ini dapat meningkatkan keefektifan dan kemudahan dalam program pembelajaran jarak jauh dimana dapat diakses oleh semua siswa, pembelajaran menjadi lebih personal, memberi ruang bagi sekolah untuk mengembangkan siswa, dan hemat waktu, biaya, serta sumber daya.

E-learning merupakan jawaban dari berbagai tantangan dan kendala selama pembelajaran jarak jauh, karena dengan menerapkan e-learning dapat memudahkan dan meningkatkan efektifitas pembelajaran jarak jauh. Sebenarnya semua sekolah di Indonesia sudah cukup memadai untuk menerapkan e-learning, hanya perlu penyesuaian dan menemukan platform e-learning yang sesuai dengan setiap sekolah.

 

Referensi

Hariani, P., Wastuti, S. (2020). Pemanfaat e-learning pada pembelajaran jarak jauh di masa pandemi covid-19. Biblio Couns: Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan, 3(2): 41-49.

Hartanto, W. (2016). Pengunaan e-learning sebagai media pembelajaran. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 10(1): 1-15.