Satukan Visi untuk Beradaptasi di Era Digital bersama SahabatGuru-Kominfo RI-APKASI-Kabupaten Aceh Timur

Satukan Visi untuk Beradaptasi di Era Digital bersama SahabatGuru-Kominfo RI-APKASI-Kabupaten Aceh Timur
Webinar Pendidikan dengan Kabupaten Aceh Timur

SahabatGuru - Ilmu yang disebarluaskan untuk para guru menjadi amal jariah yang akan didapatkan. Berbagai macam cara untuk bisa menerapkan dan juga membantu para pendidik yang tengah berjuang untuk terus mecerdaskan anak bangsa, mengubah persepsi dan pola pikir baik dari siswa maupun guru itu sendiri, hingga beradaptasi di era digital dengan keinginan adanya peningkatan dari kompetensi guru untuk mutu pendidikan Indonesia yang lebih maju.

Maka dari itu berbagai pelatihan dan cara lain agar bisa terus menggaungkan hal tersebut salah satu caranya webinar pendidikan yang diselenggarakan kembali oleh SabahatGuru bersama Kementerian Kominfo RI, APKASI juga Aceh Timur pada 6 Oktober 2021. Dengan mengusung tema besar agar guru cakap bermedia digital, cakap literasi dan numerasi serta cakap berkarakter, webinar yang dihadiri oleh 1000 lebih pendidik di Kabupaten Aceh Timur sangat bermanfaat agar guru bisa bersatu dalam visi yang sama untuk bisa beradaptasi dengan era serba digital ini.

Apalagi, SahabatGuru, APKASI dan Kementerian Kominfo RI yang memang mempunyai visi awal untuk bisa menyetarakan dan meratakan hak pendidik juga agar banyak pelatihan seperti training growth mindset tentang era digital yang tidak akan bisa terukur pasti akan berdampak positif bagi guru-guru. Karena memang Indonesia sendiri masih minim terkait growth mindset-nya yang tidak bisa berkembang atau tumbuh. Maksudnya di sini, banyak guru-guru yang pasrah dan menyerah sebelum mencoba untuk masuk ke dalam era digital atau mempelajari literasi digital serta menerapkan teknologi digital pada pembelajaran,

Sementara cakap media digital adalah skill yang mau tidak mau harus dikuasai oleh guru karena jika tidak akan tertinggal bahkan pendidik akan kala dengan siswa yang saat ini bergantung pada teknologi digital. Hal ini sesuai dengan sambutan dari Bupati Kutai Barat, Fx. Yapan, S.H. bahwa tantangan utama guru di era digital dan global adalah mencetak lulusan yang berkemampuan berpikir kritis, analisis, berkarakter, dan problem solving yang bagus. Jadi, jika pendidik tidak bisa beradaptasi, maka tantangan tersebut akan semakin mengancam ranah pendidikan.

Menurut informasi dari Bupati Aceh Timur, H. Hasballah Bingung HM Thaib, S. H. bahwa di sini terdapat banyak SDM pendidik sekitar 12.796 guru di Aceh Timur dari jumlah 24 kecamatan 513 desa. Untuk lebih detailnya, ada 250 PAUD, kemudian 98 TK lalu ada 91 pesantren, 289 sekolah dasar, 97 MI, SMP 81 sekolah menengah pertama (SMP), dan 50 Sekolah Menengah Atas. Dari sana untuk bisa beradaptasi di era digital dan sesuai dengan tujuan mengembangkan kopetensi guru agar bisa bersaing dalam era digital ini, maka Bupati sudah mengannggarkan sekitar 1 milliyar rupiah untuk pengembangan digital khususnya untuk guru-guru di Aceh Timur.

Bukan tanpa alasan tentunya bahwa anggaran tersebut perlu direalisasikan karena awal dari pembentukan karakter, sifat, pengetahun, budi pekerti yang baik, hingga kesuksesan di era digital ini sangat dipengaruhi oleh lingkungan salah satunya sekolah dan kompetensi stakeholder pendidikan yaitu guru.

Di sisi lain, saat beradaptasi di era digital ini banyak pendidik yang menerima pengalaman berharga dari proses pembelajaran di sekolah, untuk itu tidak hanya melaksanakan training serta webinar pendidikan saja, SahabatGuru menjadi wadah agar pendidik bisa menuangkan karya, ide, pengalaman, hingga cerita pribadinya yang berkaitan dengan perjuangan seorang guru dalam bentuk tulisan atau artikel.

Pendidik bisa berkontribusi bersama SahabatGuru untuk mempublikasikan karyanya dengan tema ‘Cerita Guru Indonesia' secara cuma-cuma alias tidak dipungut biaya sepeser pun. Namun kendati demikian, guru yang ikut menjadi contributor writer akan mendapatkan banyak benefit seperti, E-piagam penghargaan guru menulis, voucher SahabatGuru Traning senilai 1 juta rupiah dan karya ber-ISBN.

Tertarik mengikuti program tersebut? Para pendidik hanya mengikuti persyaratan yang mudah yaitu:

  1. Membuat akun di www.sahabatguru.com
  2. Kemudian klik posting tulisan anda serta pilih format artikel.
  3. Jangan lupa untuk mencantumkan foto atau dokumentasi yang sesuai dan pilih sub-kategori di sebelah kanan seperti fiksi, pengabdian, aspirasi atau jenaka.
  4. Terakhir, klik kirim dan tunggu informasi selanjutnya dari tim editor SahabatGuru

Mari bersama APKASI, SahabatGuru, Kominfo RI, dan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara untuk mewujudkan pendidikan Indonesia yang lebih maju dengan mengikuti berbagai macam program yang disediakan.

Sampai jumpa di webinar pendidikan selanjutnya!