Motivasi Menkominfo, APKASI, dan Bupati Mempawah untuk Guru Cakap Media Digital

Motivasi Menkominfo, APKASI, dan Bupati Mempawah untuk Guru Cakap Media Digital
Opening Speech di 'Webinar Pendidikan Kabupaten Mempawah'.

SahabatGuru mengadakan Webinar Pendidikan Kabupaten Mempawah (13/10) yang menghadirkan Johnny G. Plate Kementerian Menkominfo Republik Indonesia, Dr. Himmatul Hasanah, M.P Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Inisiator Program SahabatGuru, Hj. Indah Putri Indriani, S.IP., M.Si Dewan Pengurus APKASI sekaligus Bupati Luwu Utara, dan Hj. Erlina, S.H., M.H selaku Bupati Mempawah. 

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate pada penyampaiannya di Webinar Pendidikan untuk Guru-Guru di Kabupaten Mempawah (13/10) telah menunjukkan dukungannya dalam bentuk memfasilitasi literasi digital bagi para guru demi menuju masyarakat cakap digital sebagai model adaptasi terhadap perubahan besar dalam tatanan masyarakat. Menteri Kominfo juga menyambut gembira inisiasi dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia APKASI bersama Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara yang menyelenggarakan pelatihan melalui platform sahabat guru training dalam kelas-kelas online bagi semua guru di seluruh wilayah. Hal ini sejalan dengan program literasi digital nasional Indonesia makin cakap digital 2021 yang memfasilitasi guru dan masyarakat luas untuk semakin cakap dan terliterasi secara digital.

APKASI mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kemenetrian Kominfo atas kerjasamanya dan berharap bahwa ke depannya akan dapat terus bersinergi. Namun sayangnya, harus diakui bahwa masih terdapat beberapa masalah yang harus dihadapi oleh APKASI yaitu adanya kekurangan guru hampir sebanyak 600.000-700.000. Selain itu, terdapa juga pada masalah guru honorer yang sudah cukup usia, merasa kewalahan jika harus disamaratakan dengan guru-guru muda.

Hj. Indah Putri Indriani, S.IP., M.Si juga menyampikan keyakinannya bahwa sinergi ini akan mampu mempercepat pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia. APKASI bersama Yayasan pendidikan Adiluhung Nusantara melalui platform SahabatGuru siap mengawal literasi digital di berbagai daerah agar dapat bersaing di Era Digital.

Media SahabatGuru hadir untuk menjawab dan memperjuangkan sebagai media advokasi untuk para guru. APKASI ingin terus menjadi semangat dan inspirasi bagi Kabupaten Toraja Utara, untuk terus berkembang dan memberikan energi positif bagi negeri. SahabatGuru hadir memberi ruang bagi pemerintah untuk menyapa masyarakat khususnya para guru Toraja Utara melalui berbagai program yang akan dipublikasikan oleh media SahabatGuru yang diberikan secara gratis agar dapat diakses oleh seluruh guru di Indonesia guna meningkatkan mutu guru.

Bupati Mempawah juga menyampaikan bahwa sangat menyambut baik dengan adanya pengadaan webinar pendidikan yang mengangkat tema mewujudkan guru cakap bermedia digital, cakap umerasi, dan berkarakter dalam menghadapi tantangan global yang diselenggarakan oleh APKASI. 

Saat ini semua pihak dari guru, orang tua, dan murid harus siap untuk menjalani tatanan kehidupan yang baru atau melalui pendekatan belajar dengan menggunakan teknologi informasi dan media elektronik. Agar proses pembelajaran dapat berlangsung dengan baik, semua pihak diharapakan tetap bisa menjalani peran barunya dalam proses belajar mengajar di masa pandemi secara optimal.

Salah satu strategi pembelajaran yang dapat diterapkan di masa pandemi seperti ini adalah pembelajaran dalam jaringan online dengan bantuan teknologi. Selain itu, salah satu terobosan untuk mengatasi hal ini adalah dengan melalui program guru penggerak yang merupakan program nasional dan menyasar kepada seluruh guru yang memiliki fokus pada pengembangan kepemimpinan, pembelajaran, dan kemandirian guru dalam pengembangan profesional dirinya. 

Guru juga perlu untuk ikut serta dalam penggerakan ke guru-guru lain agar dapat ikut aktif menciptakan proses pembelajaran yang menarik dan kreatif demi mewujudkan profil belajar pancasila yang merupakan generasi unggul Indonesia dalam pembangunan nasional. Menkominfo juga menambahkan bahwa dalam perspektif pendidikan di era digital, guru berperan untuk mampu menerapkan solusi yang tepat terhadap berbagai permasalahan dan adaptif terhadap perubahan lingkungan.

Perubahan tersebut membutuhkan orientasi baru dalam pendidikan, yang menekankan pada komunikasi, kolaborasi, inisiasi, kreativitas, dan inovasi. Selain itu, guru juga memiliki peran sebagai pembawa perubahan sekaligus konsultan pembelajaran yang memiliki rasa kemanusiaan dan moral yang tinggi, sensitivitas sosial, berpikir rasional dan jujur, sehingga mampu bekerja dengan baik di lingkungan pendidikan yang dinamis. 

Dalam kaitan upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Mempawah, Hj. Erlina, S.H., M.H terus medorong kepada semua pendidik untuk selalu mengangkat soft skill khususnya dalam penguasaan teknologi informasi dan selalu membekali diri dengan literasi digital serta senantiasa memfilter sebaik mungkin konten yang tentu lebih diarahkan pada edukasi untuk para peserta didik.

Hj. Erlina, S.H., M.H di akhir opening speech menyemangati para guru di Kabupatan Mempawah yaitu dengan "Terus berkarya saudara-saudaraku, Guru se-Kabupaten Mempawah, menuju terwujudnya Kabupaten Mempawah yang cerdas, mandiri, dan terdepan."