Sejalan Dengan Apkasi, Bupati Asahan: Peningkatan SDM Mutlak Dilakukan

Sejalan Dengan Apkasi, Bupati Asahan: Peningkatan SDM Mutlak Dilakukan
Penyerahan cendera mata oleh Staf Ahli Apkasi kepada Bupati Asahan
Sejalan Dengan Apkasi, Bupati Asahan: Peningkatan SDM Mutlak Dilakukan

SahabatGuru – Staf Ahli Apkasi Bidang Pendidikan dan Kesehatan, Dr. Himmatul Hasanah, M.P. mewakili Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) bersama mitra Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) melakukan sosialisasi program di Kabupaten Asahan, Kamis (24/06/2021).

Audiensi bertempat di di Ruang Kerja Rumah Dinas Bupati dengan diterima langsung oleh Bupati Asahan H. Surya, BSc didampingi Kepala Dinas Pendidikan Drs. Sofyan, M.Pd, Kepala BKD Nazaruddin, SH, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (mewakili) dan OPD.

Dalam audiensi Bupati menyambut baik rencana kerjasama program peningkatan kualitas SDM khususnya di bidang pendidikan yaitu Bahasa Inggris dan Matematika. Menurut Bupati, peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) itu mutlak harus dilakukan dengan sistem yang dibarengi dengan inovasi kekinian agar lebih cepat dan tepat dalam pencapaiannya.

“Mudah dan praktis sehingga gampang dipahami. Terlebih dalam dunia pendidikan,” kata Bupati Asahan.

Surya menyampaikan bahwa dari beberapa program yang disampaikan Apkasi seperti Bahasa Inggris Cepat dan Matematika Menyenangkan memiliki faktor kemudahan dan kenyamanan untuk dipelajari.

Hal ini tentulah sangatlah sejalan dengan tujuan Apkasi dalam bidang pendidikan yaitu dalam peningkatan mutu guru dan SDM melalui efisiensi pembelajaran.

 “Ada dua hal, yang pertama terkait bidang pendidikan dan yang kedua terkait bidang kesehatan. Untuk bidang pendidikan fokus kita adalah di program peningkatan kapasitas SDM guru juga OPD. Untuk peningkatan kapasitas SDM guru yaitu melalui program matematika menyenangkan dan pengelolaan kelas serta Bahasa Inggris, sedangkan OPD itu Bahasa Inggris,” ungkap Dr. Himmatul Hasanah, M.P.

Staf Ahli APKASI menambahkan bahwa Apkasi memiliki metode unggulan khususnya dalam Bahasa Inggris. Program Cepat Berbahasa Inggris ini diramu dengan mensarikan keilmuan Bahasa Inggris dan diprogram selama 3 hari mampu berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.

 “Penemuan ini sudah dari 2-3 tahun lalu dan sudah disosialisasikan ke daerah terkait pembelajaran Inggris cepat hanya dalam waktu 3 hari dan sudah dipresentasikan dihadapan Bupati. Beliau sangat tertarik supaya kemudian OPD dapat mengikuti program, kemudian kepala sekolah, menyusul guru-guru bahasa Inggris,” jelas Staf Ahli Apkasi.

AD